Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Selasa, 12 Mei 2015 - 09:45:46 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Dukung Kemenlu Bentuk Pokja Khusus Papua

18rachel maryam.jpg
Rachel Maryam (Sumber foto : Eko Hilman)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Upaya kementerian luar negeri (Kemenlu) yang berencana membentuk kelompok kerja (Pokja) khusus Papua pantas didukung. Alasannya langkah itu sebagai upaya memproteksi setiap informasi yang berkaitan dengan Papua.

"Pembentukan pokja ini sangat baik untuk melakukan management informasi terhadap berita-berita negatif mengenai Papua di dunia internasional," ujar anggota Komisi I DPR Rachel Maryam, Selasa, (12/05/2015).

Menurut Rachel, di dalam era kemajuan tekhnologi saat ini, perang antar negara sudah tidak lagi berhadapan secara konvesional, melainkan perang asimetris.

Media memiliki peran penting dan strategis, sehingga, opini yang diciptakan oleh media dapat berpengaruh terhadap kondisi politik suatu negara.

"Seperti kata pepatah, siapa yang menguasai media maka dia menguasai dunia," ungkapnya.

Terkait kebijakan Jokowi yang menjamin kebebasan pers asing di Papua, Rachel mengingatkan pemerintah harus sudah siap dalam mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi kedepannya. (ss)

tag: #Pokj Khusus Papua  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hardjuno Wiwoho: Jangan Pertaruhkan Kedaulatan Negara demi Kepentingan Sesaat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 30 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, mengingatkan pemerintah agar tidak mempertaruhkan kedaulatan negara demi kepentingan sesaat, khususnya melalui kebijakan ...
Berita

AO PNM Mekaar Tekadkan Cita-Cita Mulia Sejak Usia Belia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setiap pukul tiga dini hari, ketika sebagian besar anak seusianya masih terlelap, Jeni Adilasari sudah terbiasa terjaga. Di sebuah rumah sederhana di Bojonegoro, sejak ...