Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 05 Agu 2020 - 13:43:33 WIB
Bagikan Berita ini :

Pimpinan MPR Tebar Daging Qurban Bagi Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa

tscom_news_photo_1596609813.jpg
Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua MPR (Sumber foto : Dokumen MPR)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pandemi wabah Corona Covid-19 belum menampakkan tanda-tanda akan mereda. Setiap hari, jumlah korban terpapar Covid-19 juga terus bertambah. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan niat umat Islam Indonesia untuk melaksanakan qurban, pada Hari Raya Idul Adha beberapa waktu lalu. Ini dibuktikan dengan banyaknya binatang qurban yang dipotong pada Hari Raya Idul Adha.

Gerakan memotong hewan Qurban pada hari raya Idul Adha 1441 H, ini juga dilakukan oleh Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA. Pada kesempatan itu, HNW yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PKS, menyalurkan 16 ekor sapi dan 7 ekor kambing di Daerah Pemilihannya, yaitu di Dapil DKI Jakarta II (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri).

Selain itu HNW juga membagikan daging kurban untuk warga-warga yang mengisolasi diri karena terkena Covid-19. "Untuk mereka, selain diberikan daging kurban, juga dibagikan sembako, vitamin dan masker, dengan harapan akan membantu menguatkan asupan gizi selama isolasi mandiri, dan sarana untuk sembuh selamat dari Covid-19," kata Hidayat, Rabu (5/8/2020).

Selain dibagikan kepada pasien terpapar Covid-19, daging kurban juga dibagikan kepada penjaga makam, tenaga security, yayasan yatim, majlis taklim, jemaah masjid dan musholla, juga para dhuafa lainnya. "Selain via struktur dan kader serta simpatisan PKS, pembagian daging kurban juga bekerjasama dengan beberapa Ormas di Jakarta," ucapnya.

Menyangkut penanganan Corona, Hidayat berharap pemerintah betul-betul komitmen berdisiplin dalam melaksanakan protokol covid-19. Selain itu pemerintah juga harus betul-betul serius dan fokus melaksanakan kewajibannya melindungi seluruh Rakyat Indonesia.

"Termasuk melaksanakan janji dan kewajiban terhadap para Tenaga Kesehatan (Dokter dan Perawat), Pahlawan Kemanusiaan yang berada di garda terdepan tangani pasien Covid-19, yang ternyata juga sudah banyak yang gugur terpapar Covid-19," kata ia.

Menurut HNW, Idul Kurban dan hari-hari tasyriq (3 hari sesudah Idul Kurban) bisa dijadikan penguatan kepedulian yang menguatkan kohesi sosial di tengah kecemasan meluas akibat Covid-19 beserta dampak negatifnya. Yaitu, dengan menguatkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah Basyariah. Termasuk juga ukhuwah kepada warga korban Covid-19 yang sedang mengisolasi diri.

"Spirit beragama yang positif ini hendaknya tetap dijaga dan dikembangluaskan untuk hari-hari sesudah Adha, sebagai salah satu kontribusi nyata atasi dampak-dampak pandemi Korona," cetusnya.

tag: #mpr  #hidayat-nur-wahid  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Berita

Kenali Sosok Yahya Waloni, Muallaf yang Dijuluki Ustadz 'Pansos'

Oleh
pada hari Senin, 20 Apr 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Nama Yahya Waloni sudah lama dikenal publik sebagai penceramah. Sama seperti Felix Siauw, Yahya juga merupakan seorang mualaf yang terjun sebagai penceramah di ...
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Bengkulu Diguncang Gempa

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 24 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Provinsi Bengkulu diguncang Gempa dengan Magnitudo (M=) 4,9, Minggu (24/1/2021), pukul 20.03 WIB. BMKG menyatakan, gempa tidak berpotensi tsunami.  Dari analisis ...
Berita

Garuda Indonesia Tetap Disiplin dalam Perawatan Meski Pandemi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra memastikan bahwa pihaknya tetap konsisten dalam melakukan perawatan pesawat. Hal tersebut tetap dilakukan meski dalam masa ...