Oleh Givary Apriman pada hari Selasa, 11 Agu 2020 - 13:38:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Pencalonan Gibran, Refly Sebut di Solo Jangan Ada Calon Boneka

tscom_news_photo_1597127784.JPG
Gibran Rakabuming Raka (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengakatan melalui kanal YouTubenya yang berjudul "Lawan Gibran, Warga Solo Galang Gerakan Menangkan Kotak Kosong!!!" jangan sampai lahirkan pemimpin calon boneka.

Refly mengaku berpikir agak dilematis mengenai kualitas pemilu Kota Solo kali ini dan mewanti wanti jangan sampai lahir calon boneka di Kota Solo.

"Jangan sampai di Solo ada calon boneka," kata Refly melalui kanal youtubenya, Senin (10/08/2020).

Refly menyinggung calon boneka yang dimaksud adalah calon yang sengaja diciptakan agar pasangan calon (paslon) tidak melawan kotak kosong.

Menurutnya, calon boneka tersebut biasanya diambil dari calon lemah dan dengan demikian, warga akan merasa dilematis untuk memilih si calon boneka sehingga warga akan memilih si paslon.

"Kalau calon tersebut menang, ya dia jadi wali kota," singgungnya.

Pasalnya, tutur Refly jika kondisinya hanya ada calon tunggal maka lebih baik melawan kotak kosong. Melawan kotak kosong akan jauh lebih baik dibandingkan mempersiapkan calon boneka.

"Kalau tidak ada calon yang berkualitas, memang lebih baik melawan kotak kosong," tuturnya.

Dengan begitu, kemenangan Gibran-Teguh sebagai calon tunggal akan ditentukan dengan berdasarkan kualitas, bukan karena terpaksa.

"Kotak kosong akan menilai kualitas calon tunggal, apakah ia accepted atau tidak," ujarnya.

Hingga kini, baru ada pasangan Gibran-Teguh yang sudah dipastikan maju memperebutkan kursi Solo satu dan di sisi lain, ada bakal pasangan calon Bagyo Wahyono dan FX Supardjo yang sedang berjuang di jalur independen.

Adapun PKS yang menegaskan tidak mendukung Gibran juga masih kesulitan mengusung calon karena PKS belum memenuhi syarat minimal memiliki 9 kursi di DPRD Kota Solo.

tag: #refly-harun  #gibran-rakabuming  #pdip  #solo  #pilkada-2020  #pks  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Berita

Soal PP Statuta UI, Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham: Semua Pihak Harus Tenang dan Objektif

Oleh La Aswan
pada hari Sabtu, 24 Jul 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham Freddy Harris menduga ada permainan politik di balik isu rangkap jabatan Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro. Freddy ...
Berita

DPR Minta Aparat Polisi Selidiki Hilangnya Obat Terapi Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad meminta polisi menyelidiki kosongnya obat-obatan terapi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Dasco menanggapi ...