Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 20 Sep 2020 - 13:32:12 WIB
Bagikan Berita ini :

Dikepung Delapan Parpol, PDIP Yakin Akan Menangkan Pilkada Surabaya

tscom_news_photo_1600583532.jpg
Pilkada 2020 (Sumber foto : Ilustrasi)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memerintahkan jajarannya di Kota Surabaya untuk memenangkan Pilkada di Kota Pahlawan itu dengan cara mengambil hati rakyat Surabaya.

Hasto menyampaikan hal itu saat memberi pengarahan pada Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDIP Surabaya dalam rangka sosialisasi pasangan calon Eri Cahyadi dan Armuji di Pilkada Serentak 2020 secara virtual, Minggu (20/9).

"Bagaimana kita memenangkan hati rakyat Surabaya, membangun komitmen agar seluruh tahapan-tahapan strategis dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya untuk melakukan penggalangan suara rakyat. Karena Bung Karno telah berpesan bahwa di dalam perjuangan itu, harus dimulai dengan national will, nationzal geist, dan national daad, atau suatu keinginan, semangat, dan tindakan nasional," kata Hasto.

Hasto menginginkan, Kota Surabaya tidak hanya menjadi daerah yang lebih maju lagi. "Tidak hanya teladan bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia. Itulah misi kita," lanjut dia.

Hasto juga mengisahkan bagaimana Bung Karno menunjukkan jati diri kepemimpinannya di kota Surabaya bersama Haji Oemar Said Cokroaminoto yang sangat terkenal sebagai tokoh Islam. Di Surabaya juga, Bung Karno belajar tentang peradaban dunia meskipun di ruang yang sempit.

"Bung Karno belajar tentang dunia tentang peradaban dunia. Bung Karno belajar tentang politik, tentang jalan bagaimana Indonesia bisa terjajah 350 tahun dapat memperoleh kemerdekaan, itu dipahami di ruang yang sempit tanpa jendela dengan terang lampu teplok menggelora semangat perjuangan yang menyala-nyala dari seorang Bung Karno," cerita Hasto.

Memetik pelajaran itu, maka sebagaimana arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sokarnoputri mengajak seluruh kader partai baik di tingkat anak ranting sampai seluruh petugas partai untuk mengilhami semangat ini.

"Sehingga meskipun di kota Surabaya kita terkepung, tetapi dengan mengambil saripati perjuangan Bung Karno, mari kita tunjukkan bahwa kita tidak pernah menyerah saudara-saudara sekalian, dan kita berjuang dengan keyakinan bagaikan Bung Karno dalam ruang-ruang yang sempit, mampu melahirkan pemikiran dan tindakan besar," tegas Hasto.

"Soekarno yakin bahwa kepemimpinannya akan membawa perubahan bagi Indonesia Raya karena itulah kami yakin kota Surabaya akan bisa kita pertahanan kemenangannya bagi PDI Perjuangan saudara-saudara sekalian," tukas dia.

Oleh karena itu, Hasto berharap Eri dan Armuji bisa mencerminkan kepemimpinan yang mengakar pada sejarah bangsa. Kombinasi Eri dan Armuji diharapkan menjadikan Surabaya lebih baik.

"Semoga Kota Surabaya bisa tiga dekade dibawah kepemimpinan PDIP," ucapnya.

Diketahui, dalam Pilkada 2020 di kota Surabaya, PDI Perjuangan mengusung sendiri. Melawan koalisi raksasa PKS, PKB, PPP, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Gerindra.

tag: #pilkada-2020  #pdip  #surabaya  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Tuntutan JPU soal Kendalikan 13 MI Tidak Terbukti Selama Persidangan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 22 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Heru Hidayat Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk menegaskan bahwa dirinya tidak mengendalikan dan mengatur 13 Manajer Investasi (MI) sebagaimana dituduhkan kepadanya ...
Berita

Dituntut Terima Rp10 Triliun dari Jiwasraya, Heru Hidayat: Harta Saya Tidak Sampai Rp10 Triliun

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat menegaskan hingga saat ini tidak memiliki harta kekayaan mencapai Rp10 triliun. Oleh karena itu, dia membantah ...