Oleh windarto pada hari Sabtu, 28 Nov 2020 - 11:22:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Pisang Goreng Tanduk dan Sukun ARTY Hadirkan Berkah Pisang Goreng Tanduk di Masa Pandemi

tscom_news_photo_1606537338.jpg
Yoga Founder sekaligus CEO SIPISANG GROUP (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - "Banyak Jalan Menuju Roma", kata kiasan penuh makna di saat banyak usaha dari kelas kakap hingga UMKM menjerit akibat dampak pandemi. Selain bisnis IT (informasi/teknologi) dan alat kesehatan (alkes), bisnis kuliner tetap menggeliat saat pembatasan pergerakan orang dikedepankan pemerintah pusat maupun daerah.

Tiga anak muda kreatif yakni Yoga, Rifa dan Andreas mencoba ceruk pasar bisnis kuliner pisang goreng tanduk beserta turunannya, "bertarung"memperebutkan pangsa pasar masyarakat yang beragam.

“Ide awal kami Pisang goreng tanduk adalah camilan khas Indonesia, dandisukai oleh semua orang. Rasa dan aromanya sangat khas, perpaduanmanis gurih dan renyah” ujar Yoga Founder sekaligus CEO SIPISANG GROUP.

Awal usaha dimulai akhir 2019, dengan merk Pisang Goreng Tanduk danSukun ARTY, dengan modal 10 juta di daerah Kuningan Jakarta Selatan.

Tidak disangka-sangka ternyata dalam waktu kurang lebih 1 bulan, Pisang Goreng Tanduk itu laris manis.

“Misi kami di awal adalah menjual varian pisang goreng yang original, gak neko neko, karena kami yakin, pisang goreng adalah makanan sehari hari dan sudah memiliki rasa yang khas, dan pastinya harga tidak mahal” ujar Yoga.

Berbekal tagline "Rajanya Pisang", selama masa PSBB, Pisang Goreng Tanduk dan Sukun ARTY, berkembang dari sebelumnya 1 outlet hingga menjadi 21 outlet diantaranya mulai dari Kemang, Kebayoran Lama, Karet pedurenan, Kemayoran, Ceger, Klender, Paku Jaya Serpong, Cinere Pangkalan Jati, Depok hingga Bukit Dago Gunung Sindur. Dan masih akan bertambah lagi di wilayah Jakarta Timur.

Dari semua outlet tersebut menghasilkan omset total ratusan juta per bulannya dan 95% berasal dari penjualan online melalui GrabFooddan GoFood.

“Untuk pembuatan adonan yang akan digunakan outlet semuanya di buat di Sentral Kitchen, tujuannya untuk menjaga kualitas mutu dan rasa” kata Lusi selaku Chef SIPISANG yang juga istri dari Yoga.

Akhirnya seiring berjalannya waktu, selain pisang goreng tanduk, munculvarian baru yaitu pisang madu, sukun madu, pisang molen, frozen food dan ayam goreng di bawah naungan SIPISANG GROUP dengan brand Pisang Goreng Tanduk & Sukun Arty, Pisang Goreng Tanduk & Sukun Kemang, Ayam Goreng Choy dan Ayam Penyet Tema.

"Kami (Sipisang Group) bukanlah franchise , tujuan utama bisnis kulinertentu mengedepankan menu khas Indonesia utamanya bahan pisang yangpaling mudah diolah dengan berbagai macam rasa" ujar Yoga di SentralKitchen SIPISANG Jl. Ampera Jakarta Selatan.

Selain memperebutkan pangsa pasar kuliner yang makin beragam, berbekal tagline SIPISANG RAJANYA PISANG, misi utama Sipisang Group adalah pemberdayaan masyarakat kecil kelas UMKM dengan mengedepankan nilai tambah menu berbahan pisang terutama pisang tanduk yang khusus didatangkan dari Sukabumi, Jawa Barat.

"Kebutuhan kami untuk pisang tanduk sekitar 3 ton per minggu untuk semua outlet” ujar Yoga.

SIPISANG GROUP mengajak siapa saja yang berminat untuk kerjasama. Tidak banyak syarat yang bagi pelaku usaha UKM yang tertarik bergabung di Sipisang grup. Terpenting menurut Yoga adalah harus ulet,jujur serta mau berkolaborasi. Dengan total SDM sekarang mencapai 35 orang Sipisang grup memasok semua peralatan,bahan baku dan registrasi ke GrabFood dan GoFood. Untuk info lebih detail bisa mengunjungi website kami https://sipisang.com.

Saat ini saluran penjualan SIPISANG GROUP melalui GrabFood, GoFood, Tokopedia (Toko Frozen Mart Ampera) Selama masa pandemi, kita harus tetap kreatif dan terus bergerak. SIPISANG terbukti berhasil menyajikan camilan ringan sehat dan higienis serta harga yang terjangkau dan laris. Seperti mottonya yang cukup menggoda, "MatangPisangnya, Enak Rasanya, Nikmat Sukunnya".

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Ragam

Mengapa Virus Covid-19 Bisa Ditemukan di Es Krim?

Oleh Rihad
pada hari Selasa, 19 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)+ Heboh berita beberapa waktu lalu, ternyata virus corona terdeteksi pada sampel es krim Tianjin Daqiaodao di China utara. Hal itu menimbulkan pertanyaan mengapa bisa ...
Ragam

Makanan dan Minuman yang Bisa Turunkan Kolesterol

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Makanan yang mengandung kolesterol dalam jumlah tinggi terkadang sulit untuk dihindari. Padahal kolesterol dianggap sebagai penyebab utama penyakit kardiovaskular yang ...