Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 18 Jan 2021 - 17:05:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Lasmi: Keluhan Mayoritas Kades Sama, Agenda Pembangunan Desa Terhambat

tscom_news_photo_1610964341.jpg
Lasmi Indaryani Politikus Demokrat (Sumber foto : Dokumen)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Kebijakan Kemenkeu yang menetapkan BLT DD (bantuan langsung tunai dana desa) dilaksanakan hingga akhir 2021 mendapat respon dari Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Demokrat Lasmi Indaryani.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi V dengan Kementrian Desa yang dilaksanakan Senin (18/1).

"Kebijakan kemenkeu tersebut akan membutuhkan anggaran sekitar 20 s/d 35 % dari total Dana Desa, tergantung jumlah penerima di masing masing desa. Yang bisa kita maknai semakin banyak penduduk miskin di desa tersebut maka semakin banyak anggaran Dana Desa yg tersedot utk mengcover BLT DD," jelas Legislator dari Dapil Jateng 7 tersebut.

Dalam setiap reses, akui Lasmi, yang disuarakan kepala desa hampir senada. DD mereka tersedot untuk penanganan covid sehingga agenda pembangunan desa terhambat.

"Yang ingin saya sampaikan. Saya meminta kepada kemendes berkomunikasi dengan kemenkeu untuk membuat formulasi/program yang bisa membantu desa desa miskin yang alokasi DD nya tersedot banyak untuk BLT DD. Agar pembangunan di desa tersebut tidak terhambat," kata ia.

Selain itu, politikus Demokrat ini meminta kemendes juga proaktif untuk komunikasi dengan kemensos untuk sinkronisasi data DTKS supaya bansos lebih tepat sasaran dan meminimalisir penggunaan BLT DD.

"Harapan saya, walaupun dalam masa pandemi, pembangunan di desa tetap bisa berjalan sehingga pembangunan bisa merata sampai di desa," pungkas Lasmi.

tag: #lasmi  #partai-demokrat  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Bisnis

Terungkap, Ternyata Inilah Asal Muasal Rencana Pembukaan Investasi Miras

Oleh
pada hari Selasa, 02 Mar 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan awal mula usul untuk membuka investasi minuman keras (miras) atau minuman beralkohol sebelum ...
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Ada Suap di Ditjen Pajak, Menteri Keuangan Sri Mulyani Harus Turun Tangan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 04 Mar 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --KPK tengah mengusut dugaan kasus suap puluhan miliar di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kasus suap tersebut diduga melibatkan pejabat ...
Berita

Pastikan Pangan dan Air Tercukupi, Ibas Kawal Bantuan ke Dapil

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Saat ini, nasib rakyat kian hari semakin resah. Pandemi belum juga usai, namun masalah banjir ikut melanda. Tingginya curah hujan dan kondisi alam yang demikian ...