Oleh Aditya AF pada hari Rabu, 31 Mar 2021 - 08:50:33 WIB
Bagikan Berita ini :

39 Santriwati di Ponpes Solo Positif Covid-19

tscom_news_photo_1617155092.jpeg
39 Santriwati di Ponpes Solo Positif Covid-19 (Sumber foto : ist)

JAKARTA ( TEROPONG SENAYAN ) -- Sebanyak 39 santriwati di sebuah pondok pesantren (ponpes) putri di Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo terkonfirmasi positif Covid-19. Ponpes tersebut kini ditutup sementara untuk mencegah penularan lebih luas.

Camat Pasar Kliwon, Ari Dwi Daryatmo mengatakan jumlah santriwati positif Covid-19 mencapai 39 orang. Sebanyak 38 dari mereka kini menjalani isolasi di rumah karantina terpadu Donohudan, Boyolali.

"Sabtu kemarin sudah dibawa ke sana, yang satu lagi dirawat di RS PKU Muhammadiyah," kata Ari, Senin (30/3).

Ia menjelaskan saat ini ponpes khusus putri itu sudah ditutup usai Satgas Covid-19 tingkat kecamatan memberi pengertian kepada pengelola ponpes mengenai pentingnya menghindari kontak fisik dengan orang lain.

logoNasional

MASUK DAFTAR

Home

Nasional

Politik Hukum & Kriminal Peristiwa

Internasional

Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika

Ekonomi

Keuangan Energi Bisnis Makro

Olahraga

Sepakbola Moto GP F1 Raket

Teknologi

Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Otomotif

Hiburan

Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom

Gaya Hidup

Kesehatan Kuliner Wisata Tren

Fokus

Kolom

Aku & Jakarta

Music at Newsroom

Terpopuler

Infografis

Foto

Video

TV

Indeks

Download Apps

Ikuti Kami

Home Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Hiburan Gaya Hidup Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video Indeks

Home Nasional Berita Peristiwa

39 Santriwati di Ponpes Solo Positif Covid-19

CNN Indonesia

Selasa, 30/03/2021 20:46

Sebanyak 39 santri di ponpes putri Solo terkonfirmasi positif covid-19 dan kini menjalani isolasi di rumah karantina Boyolali.

Ilustrasi. 39 santri di ponpes Solo positif covid-19. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

Solo, CNN Indonesia -- Sebanyak 39 santriwati di sebuah pondok pesantren (ponpes) putri di Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo terkonfirmasi positif Covid-19. Ponpes tersebut kini ditutup sementara untuk mencegah penularan lebih luas.

Camat Pasar Kliwon, Ari Dwi Daryatmo mengatakan jumlah santriwati positif Covid-19 mencapai 39 orang. Sebanyak 38 dari mereka kini menjalani isolasi di rumah karantina terpadu Donohudan, Boyolali.

"Sabtu kemarin sudah dibawa ke sana, yang satu lagi dirawat di RS PKU Muhammadiyah," kata Ari, Senin (30/3).

Ia menjelaskan saat ini ponpes khusus putri itu sudah ditutup usai Satgas Covid-19 tingkat kecamatan memberi pengertian kepada pengelola ponpes mengenai pentingnya menghindari kontak fisik dengan orang lain.

"Informasinya masih ada beberapa santri di sana," katanya.

Ari menambahkan Satgas Covid-19 Kecamatan Pasar Kliwon juga menjamin kebutuhan logistik penghuni ponpes terpenuhi selama masa karantina.

"Logistik kita monitor terus. Nanti butuhnya apa kita penuhi," katanya.

Ponpes putri tersebut berada di Kelurahan Kauman yang padat penduduk. Meski demikian, Ari memastikan tidak akan melakukan penutupan lingkungan.

"Tidak ada penutupan wilayah. Cuma ponpesnya saja," katanya.

Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kota Solo, Ahyani menjelaskan Satgas tidak memberlakukan penutupan wilayah karena interaksi warga pesantren dengan masyarakat sekitar relatif minim.

"Mereka kan cuma di lingkungan pondok saja. Nggak boleh keluar," katanya.

Ia menambahkan, kasus di lingkungan pendidikan tersebut tidak memengaruhi rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dalam waktu dekat. Menurutnya, aktivitas santri di pesantren tidak bisa disamakan dengan sekolah pada umumnya.

"Ponpes itu kan tinggal di dormitory (pondok). Jadi seperti kos. Nggak seperti sekolah pada umumnya," katanya.

tag: #covid-19  #corona  #positif-covid  #santri  #pesantren  #solo  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Daya Beli Masyarakat Masih Lemah, Legislator Demokrat Ini Sebut Kenaikan PPN Tidak Relevan

Oleh Bachtiar
pada hari Sabtu, 15 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi XI DPR RI Didi Irawadi Syamsuddin menilai, rencana pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tahun depan ...
Berita

Diduga Penumpang Lakukan Swafoto, Perahu Oleng dan Tenggelam, 9 Orang Hilang

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Perahu yang ditumpangi sekitar 20 orang wisatawan lokal mengalami kecelakaan dan tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Dukuh Bulu Desa Wonoharjo Kecamatan Kemusu, Kabupaten ...