Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 09 Mei 2021 - 13:16:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Kepemudaan DPP PKS Kecam Keras Brutalisme Israel Terhadap Warga Palestina di Komplek Masjid Al-Aqso

tscom_news_photo_1620544039.jpg
Yanuar Arif Wibowo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan Yanuar Arif Wibowo mengecam keras tindakan brutal aparat Israel terhadap warga Palestina yang melaksanakan ibadah tarawih dan i"tikaf di Komplek Masjid Al-Aqso. Menurutnya, tindakan brutal Israel untuk kesekian kalinya tidak dapat ditoleransi.

"Dunia harus mengambil sikap tegas terhadap Israel. Tidak ada toleransi terhadap tindakan yang menginjak-injak kemanusiaan dan hak asasi manusia. Pembiaran hanya akan merusak tatanan kemanusiaan dunia yang beradab," ungkap Yanuar.

Menurut Yanuar, yang juga merupakan pembina DPP GEMA Keadilan, Komplek Masjid Al-Aqso adalah situs suci umat Islam dunia yang dilindungi dengan latar sejarah yang kuat. Di bulan mulia ini tentu umat Islam Palestina berbondong untuk melaksanakan ibadah di sana.

"Tindakan brutal Israel menodai kesucian Ramadhan dan jelas-jelas mengekang kebebasan beragama warga Palestina yang dilindungi oleh berbagai konvensi, statuta, hukum universal hak asasi manusia," terangnya.

Untuk itu dirinya mendorong agar Pemerintah Indonesia mengambil inisiatif di depan untuk menggalang solidaritas dunia bagi kebebasan dan kemerdekaan Palestina. Jangan biarkan Israel terus menginjak-injak kedaulatan dan kemanusiaan rakyat Palestina.

"Pemerintah Indonesia harus mengambil peran penting untuk menjamin hak-hak warga dan kemerdekaan Palestina. Inilah hutang sejarah bangsa Indonesia yang belum terbayar hingga hari ini," pungkas Yanuar.
Saleh Partaonan Daulay, Ketua Fraksi PAN DPR RI, Wakil Ketua MKD, Ketua DPP PAN, dapil Sumut II.

tag: #pks  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Lainnya
Berita

Sikapi Penolakan Permenperin 03/2021, Anggota Komisi VI: Tak Perlu Didengar Karena Gak Substantif

Oleh Bachtiar
pada hari Selasa, 15 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VI DPR RI, Mukhtarudin menilai, reaksi sejumlah pihak yang menolak keberadaan Permenperin 3/2021 tak lebih sebagai ekspresi kekecewaan dari pihak-pihak ...
Berita

Tanggapi Pihak yang Menolak Permenperin 3/2021, DPD APTRI: Justru Permenperin Itu Memperkuat Industri Gula Tanah Air

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Menyikapi adanya suara-suara penolakan terkait keberadaan Permenperin 03/2021 Tentang Jaminan Ketersediaan Bahan Baku Industri Gula Dalam Rangka Pemenuhan Kebutuhan Gula ...