Oleh Bachtiar pada hari Senin, 14 Jun 2021 - 10:56:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Kisah Sukses UMKM Asal Depok Lakukan Digitalisasi Bisnis Berkat Pendampingan Telkom

tscom_news_photo_1623642962.jpeg
Pemilik Brand Vandeesa, Vivi menunjukan salah satu produk andalannya yakni kain hijab dengan bahan dan desain pola yang modern dan berkualitas dari galeri House of Vandy’s, Depok beberapa waktu yang lalu. (Sumber foto : Humas PT. Telkom)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Berbagai cara dilakukan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempertahankan usahanya selama pandemi Covid-19 terjadi.

Salah satu langkah yang diambil dan berperan penting menjaga keberlangsungan usaha pelaku UMKM adalah digitalisasi.

Pemanfaatan teknologi digital menjadi satu hal yang harus dilakukan pelaku UMKM agar bisa bertahan dan berkembang, karena pandemi mengakibatkan terjadinya banyak pembatasan aktivitas fisik.

Salah satu contoh UMKM yang berhasil melakukan digitalisasi bisnis dengan baik adalah House of Vandy’s.

House of Vandy’s adalah UMKM produsen busana muslim dari Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

UMKM ini awalnya didirikan pada 2014 lalu sebagai perusahaan penjual tangan kedua
(reseller) baju-baju muslim.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu UMKM ini memiliki produksi busana muslim dengan merek sendiri bernama Vandeesa.

Vivi Susanti, pemilik House of Vandy’s, mengaku punya keberanian untuk membuat merek sendiri karena melihat peluang bisnis yang besar dari usaha jual-beli busana muslim.

“Banyak anak muda
maupun ibu rumah tangga yang merasa lebih nyaman mengenakan baju muslim dalam kesehariannya. Selain itu, saya pribadi ingin mengajak lebih banyak orang mengenakan baju
muslim.”

Keberanian Vivi saat itu berbuah hasil positif karena merek buatannya kini telah banyak dikenal orang. Selain memiliki desain dengan motif menarik, produk Vandeesa juga bervariasi. Ada berbagai model celana, kerudung, scarf, dan jenis busana muslim lain dengan desain simpel serta modis yang
dapat dipilih para pembeli.

Selama ini, penjualan busana muslim di House of Vandy’s dilakukan secara konvensional. Akan tetapi, hal itu berubah pasca pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia sejak awal tahun lalu.

Akibat pandemi, roda bisnis House of Vandy’s sempat berhenti berputar. Penjualan produk-produk buatan Vivi turun drastis. Hal itu mengakibatkan terhentinya produksi selama beberapa bulan.

Kondisi tersebut membuat Vivi harus memutar otak agar bisnisnya tidak gulung tikar. Beruntung, selama ini Vivi aktif mengikuti pendampingan yang dilakukan Rumah BUMN Depok di bawah koordinasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Melalui keikutsertaannya di Rumah BUMN binaan Telkom tersebut, Vivi mendapat banyak pelatihan untuk mengatur keuangan dengan baik, menggunakan teknologi digital, meningkatkan kemampuan
mengambil foto produk, serta membuat copywriting yang menarik.

Tak hanya itu, House of Vandy’s
juga dijembatani agar dapat memajang produk-produknya pada sejumlah marketplace seperti PaDi UMKM, Sakoo, dan Bonum.

Vivi berkata, pelatihan-pelatihan yang diberikan Telkom efektif membuat bisnisnya bertahan selama pandemi.

Tak sedikit pembeli mulai sadar akan kehadiran brandnya di dunia virtual, dan mengunjungi lapak House of Vandy’s di berbagai marketplace karena tertarik dengan tampilan
produknya.

“Ini tidak akan terjadi apabila Rumah BUMN dan Telkom tidak memberi pelatihan
fotografi dan copywriting.”

Selain mengandalkan kemampuan barunya membuat copywriting dan mengambil foto produk dengan menarik, Vivi juga berinisiatif meluncurkan produk-produk anyar seperti masker, sajadah
travel, dan scarf.

Inovasi tersebut diterima baik oleh pasar. Vivi menyebut ada banyak sekali pesanan
sajadah travel yang diterima House of Vandy’s sejak produk itu diluncurkan.

“Selama pandemi ini, kan, mereka yang akan salat di masjid disarankan membawa peralatan salat sendiri. Nah, sajadah travel ini sangat cocok,” ujar Vivi.

Ke depannya, Vivi berharap Rumah BUMN dan Telkom terus memberikan bantuan dan pelatihan bagi pelaku usaha. Dia yakin pendampingan Rumah BUMN dan Telkom berperan signifikan dalammembantu UMKM untuk bertahan hidup dan melakukan transformasi proses bisnis ke arah digital.

tag: #telkom  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement