Berita
Oleh La Aswan pada hari Friday, 18 Jun 2021 - 08:59:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Kasus Covid19 Melonjak. Komisi IX DPR RI Ke Pemerintah Desak PPKM Mikro

tscom_news_photo_1623976556.jpg
Emanuel Melkiades Laka Lena (Sumber foto : )

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mendesak, agar diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro menyusul lonjakan tajam kasus Covid-19 beberapa hari belakangan.

Penerapan PPKM Mikro tersebut harus dengan pengawasan protokol kesehatan yang sangat ketat dan tanpa kompromi.

"Pelaksanaan protokol kesehatan ketat di semua daerah dan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) skala mikro level RT, RW, dusun, kampung, desa, kelurahan, kembali dilakukan secara lebih disiplin dan tanpa kompromi dalam beberapa waktu ke depan," kata Melki kepada wartawan, Jumat (18/6/2021).

Melki juga menyarankan pemerintah perlu memperbanyak testing dan tracing, sehingga peta sebaran Covid-19 tergambar secara jelas.

"Perkuat kapasitas RT, RW, dusun, kampung, desa, kelurahan, dalam melakukan testing, tracing, dan isolasi mandiri pasien positif kategori ringan atau OTG (orang tanpa gejala)," ucapnya.

Selain itu, Melki menyarankan memperkuat konsolidasi tenaga dan fasilitas kesehatan tingkat pertama, misalnya Puskesmas dan klinik, serta rumah sakit rujukan Covid-19 maupun isolasi terpusat di level kecamatan atau kabupaten.

"Dalam berbagi tugas dan tanggung jawab menangani lonjakan kasus di masing-masing daerah," ujar politikus Partai Golkar itu.

Selain itu, antardaerah atau antarrumah sakit bersama asosiasi kesehatan setempat, serta sekolah kesehatan perlu saling dukung untuk menyiapkan tenaga pendukung apabila ada daerah tertentu yang kategori merah atau bahkan hitam karena kasusnya melonjak tinggi.

Melki juga menyarankan agar fasilitas dan transportasi publik perlu dibatasi secara ketat dalam situasi kondisi saat ini demi mengurangi keramaian dan berkumpulnya banyak orang dalam waktu yang lama.

"Pertemuan dan acara dalam bentuk daring diutamakan daripada tatap muka," kata Melki.

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Polisi Sebut Informasi Seruan Aksi Jokowi End Game Adalah Hoax

Oleh La Aswan
pada hari Sabtu, 24 Jul 2021
  JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menegaskan, jajarannya tengah memburu pihak yang sengaja menyebarkan serta mengajak orang untuk melakukan aksi ...
Berita

Surtiah, Ibu yang Peluk Jazad Anaknya, Akhirnya Meninggal Karena Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Surtiah (70 tahun), ibu yang peluk jasad anaknya, akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (24/07/2021). Ia sempat menjalani isolasi mandiri, setelah diketahui positif COVID-19. ...