Jakarta
Oleh Diyah Kusumawardhani pada hari Sabtu, 08 Agu 2015 - 10:42:22 WIB
Bagikan Berita ini :

Wagub Djarot Ingin Kembalikan Nama Jalan Pegangsaan Timur

73rumah_soekarno_2.jpg
Rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta Pusat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Suatu ketika Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Tugu Proklamasi yang terletak di Jalan Proklamasi nomor 56, Jakarta Pusat. Sang anak bertanya, “Ayah, mana Jalan Pegangsaan Timur. Dicari-cari kok tidak ketemu. Adanya jalan Proklamasi,” kata sang anak.

Hal inilah yang membuat Wagub Djarot ingin mengembalikan nama Jalan Proklamasi menjadi Jalan Pegangsaan Timur. Menurutnya, telah terjadi kerancuan sejarah di kalangan pelajar, disebabkan tak mengetahui secara pasti lokasi Jalan Pegangsaan Timur.

"Kami sedang memproses pergantian nama jalan seperti awal karena Jalan Pegangsaan Timur hingga saat ini masih tercatat dalam teks sejarah, jalan ini adalah Jalan Pegangsaan Timur. Nomornya tetap 56,” kata Djarot di Tugu Proklamasi, Jumat (7/8/2015).

Djarot menjelaskan, pergantian nama Jalan Proklamasi menjadi Jalan Pegangsaan Timur akan diusulkan ke pemerintah pusat dalam waktu dekat.

"Kami optimis pergantian nama ini akan direstui oleh pemerintah pusat mengingat sejarah yang harus dijaga," jelasnya.

Untuk diketahui, Jalan Pegangsaan Timur, tepatnya nomor 56 adalah letak bekas kediaman presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dilakukan pada 17 Agustus 1945 juga dikumandangkan di sini pada 11.30 waktu Nippon. Namun pada 1962, menurut Komunitas Historia, Bung Karno sendiri yang membongkar rumah tersebut dan dibangunlah Gedung Pola Pembangunan Semesta di wilayah tersebut. Sementara, di bekas tempat pembacaan teks proklamasi didirikan Monumen Proklamasi dengan Monumen Petir setinggi 17 meter. (mnx)

tag: #Jakarta  #wakil gubernur djarot saiful hidayat  #ingin kembalikan nama jalan pegangsaan timur  #ganti jalan proklamasi ke jalan pegangsaan timur  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Dana Habis, BNPB Hentikan Pembiayaan Hotel untuk Isoman, Siapa Yang Tanggung Berikutnya?

Oleh Rihad
pada hari Tuesday, 08 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Penanganan Covid-19 menghadapi tantangan karena adanya keterlambatan pembiayaan dari pusat. Dampaknya, pembiayaan pusat untuk hotel, penginapan, dan wisma sebagai lokasi ...
Jakarta

Inilah Kebijakan Soal Transportasi Sepeda yang Menurut Anies Mudah Dilaksanakan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan perkantoran wajib menyediakan tempat parkir sepeda."Kita mewajibkan tempat-tempat perkantoran yang punya parkir untuk ...