Berita
Oleh Sahlan pada hari Kamis, 14 Jun 2018 - 15:58:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Gugat Presidential Threshold, Gerindra Dukung Penuh Rocky Gerung Cs

41Sodik-Alus.jpg
Sodik Mudjahid (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Politikus Gerindra Sodik Mudjahid mendukung penuh langkah akademisi Rocky Gerung bersama 11 orang tokoh publik lainnya menggugat syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold ke Mahkamah Konstitusi.

Hal ini juga sejalan dengan sikap partainya yang menolak presidential threshold.

"Alhamdulillah para cendekia pejuang demokrasi berada pada pahaman yang sama," kata Sodik saat dihubungi, Kamis (14/6/2018).

Seharusnya, kata dia, pemilihan presiden tidak dibatasi threshold. Hal ini, kata Sodik, sejalan dengan amanat UUD 45 dan salah satu wujud demokrasi yang sejati.

"Kita berharap MK benar-benar adil, menagakan kositusi dan independen, berani berbeda dengan faham penguasa saat ini," tandasnya.

Dalam siaran pers Indrayana Centre yang diteken mantan Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana sekaligus kuasa hukum para penggugat itu menyatakan, presidential threshold telah mendegradasi kadar pemilihan langsung oleh rakyat yang telah ditegaskan dalam UUD 1945.

"Syarat tersebut yang diadopsi dalam pasal 222 UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, telah menyebabkan rakyat tidak bebas memilih, karena pilihannya menjadi sangat terbatas," demikian dalam siaran pers tersebut.

Meskipun telah diuji sebelumnya, tetapi berdasarkan Peraturan Mahkamah Konstitusi, Pasal 222 UU No. 7 Tahun 2017 tersebut dapat dan wajib diajukan kembali ke MK.

Pihak penggugat telah mempersiapkan dan hari ini akan mendaftarkan lagi permohonan pengujian konstitusionalitas pasal 222 tersebut. Penggugat meminta MK dapat segera memutuskan permohonan yang diajukan sejumlah tokoh, sebelum masa pendaftaran Capres berakhir pada 10 Agustus 2018 mendatang.

Para penggugat PT 20 persen terdiri dari mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan akademisi. Mereka yakni Busyro Muqoddas, Bambang Widjojanto, Chatib Basri dan Faisal Basri.

Sementara itu, juga ada Hadar N. Gumay (mantan pimpinan KPU), Robertus Robet (akademisi), Feri Amsari (Universitas Andalas), Angga Dwimas Sasongko (sutradara film), Dahnil Anzar Simanjuntak (Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah), Titi Anggraini (Ketua Perludem), Hasan Yahya (profesional).

Pemohon uji materi ambang batas presiden ini akan dibantu oleh tiga orang ahli yakni Refly Harun, Zainal Arifin Mochtar, dan Bivitri Susanti.(yn)

tag: #revisi-uu-pemilu  #uu-pemilu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement
Berita Lainnya
Berita

PackFest 2024 Kembali Hadir, Telkom Ajak UMKM Naik Kelas Melalui Kemasan Yang Kekinian

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 25 Mei 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Telkom Indonesia melalui Rumah BUMN Telkom kembali mengajak para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas melalui Program Packaging Festival (PackFest) 2024. ...
Berita

Ribuan Kontainer Tertahan Imbas Terganjal Aturan Pertek, Wamendag: Industri Dalam Negeri Bisa Kesulitan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menyatakan bahwa pelaku usaha kesulitan bahan baku buntut daripada tertahannya ribuan kontainer di ...