Uang Negara yang Diselamatkan KPK Masih Jauh Panggang dari Api

Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 14 Mei 2019 - 16:45:35 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1557827135.jpg

Anggota Komisi III DPR, HM Syafi’i (Sumber foto : ist)


Anggota Komisi III DPR, HM Syafi’i mengibaratkan uang negara yang berhasil diselamatkan KPK masih jauh panggang dari api. Nilainya belum memenuhi harapan masyarakat dan tidak sebanding dengan dana yang dikeluarkan oleh negara.

“Itu jauh panggang dari pada api, kayanya lebih besar harapan dan pendanaan ketimbang yang berhasil KPK selamatkan,” kata pria yang akrab disapa Romi Syafi’i di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Padahal, menurut Syafi’i, salah satu indikator keberhasilan lembaga anti rasuah adalah jumlah uang negara yang berhasil diselamatkan dari para pelaku kejahatan korupsi di Indonesia.

“Itu kan salah satu indikator keberhasilan KPK.  Ternyata tidak seimbang dengan biaya yang dikeluarkan oleh negara dengan uang yang diselamatkannya. Hanya menang ramai aja lah,” ujar Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini.

Oleh karena itu, Syafi’i berharap kepada calon pimpinan KPK yang baru nanti untuk mengembalikan khittah pembentulkan lembaga tersebut, yakni menjadi trigger mechanism dalam pemberantasan korupsi.

“KPK dibentuk untuk mentrigger itu, agar mereka lebih efektif menggunakan kekuasaannya dalam pemberantasan korupsi. Saya kira harapan kita sama dengan harapan dibentuknya KPK,” jelas dia.

Namun, kata Syafi’i, dalam perkembangan ternyata KPK ingin menjadi satu-satunya lembaga pemberantasan korupsi. Misal, lanjut dia, mereka tidak lagi menempatkan diri sebagai trigger mechanism, namun mengambilalih semua pekerjaan pemberantasan korupsi.

“Apalagi ada keinginan membetuk kantor cabang di daerah-daerah. Saya kira apa yang dilakukan KPK hari ini belum sesuai harapan,” tandasnya. (plt)
 

tag: #kpk  

Bagikan Berita ini :