Berita
Oleh Jihan Nadia pada hari Minggu, 26 Mei 2019 - 05:11:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Diduga Lakukan Ujaran Kebencian, Anggota BPN Prabowo-Sandi Kembali Ditangkap Polisi

tscom_news_photo_1558822295.jpg
(Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kepolisian telah mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada Mustofa Nahrawardaya atas kasus dugaan ujaran kebencian melalui akun twitternya ketika aksi 21/22 Mei 2019 lalu.

Kepolisian telah mengeluarkan Surat Perintah Penangkapan kepada juru kampanye Prabowo-Sandi itu dengan nomor SP.Kap/61N/2019/Dittipidsiber pada 26 Mei 2019.

Pria kelahiran Klaten 12 Juli 1972 yang juga Direktorat Relawan Nasional Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandikarena didugatelah melakukan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan SARA dan/atau pemberitaan bohong melalui media twitter sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan/atau pasal 14 ayat (1) dan (2) dan/atau pasal 15 Undang-undang nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan hukum pidana yang diketahui pada tanggal 24 Mei 2019 di Jakarta Selatan

Diketahui melalui akun @akuntofa, Mustofa yang juga merupakan tim pemenangan BPN 02 Prabowo-Sandi mencuit "Innalilahi-wainnailaihi-rajiuun. Sy dikabari, anak bernama Harun (15) warga Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat yg disiksa oknum di Komplek Masjid Al Huda ini, Syahid hari ini. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat yg terbaik disisi Allah SWT, Amiiiiin YRA." Cuitan tersebut disertai unggahan video yang diduga merupakan pengeroyokan oleh oknum aparat.

Buntut dari cuitan tersebut, netizen Firman Hidayat pada Sabtu (25/5) ke Bareskrim Mabes Polri. Diamati dari trending topik twitter Indonesia malam ini (25/5), tagar #TangkapMustifaNahra masih bertengger di papan atas. Sebagian besar netizen mendukung upaya untuk memeriksa yang bersangkutan atas tuduhan penyebaran berita hoax.

tag: #polri  #prabowosandiaga  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hongkong: Penghapusan Status Khusus Oleh AS Ibarat Pedang Bermata Dua

Oleh Aries Kelana
pada hari Jumat, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – baru-baru ini Pemerintah Amerika Serikat mengancam Hong Kong bahwa dengan disahkannya Undang-undang (UU) Keamanan Nasional di Hong Kong berarti Hong Kong telah ...
Berita

WA Panitia Diskusi 'Pemberhentian Presiden' Diretas, Pengamat Sebut Rezim Berlebihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Beberapa hari lalu mencuat kabar peretasan akun WhatsApp (WA) panitia diskusi di Universitas Gajah Mada (UGM). Akun panitia diduga diretas tatkala sekelompok mahasiswa ...