Berita

Demokrat: Mengelola Rakyat Harus Dengan Kekuasaan

Oleh Jihan Nadia pada hari Minggu, 09 Jun 2019 - 13:50:00 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1560058507.jpeg

(Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengatakan dalam demokrasi partai politik harus terlibat dalam kekuasaan untuk mengelola rakyat agar mecapai tujuan bangsa.

"Dalam sistem kepartaian era keteraturan pergantian rejim dalam pemilu yang demokratis, seharusnya partai politik lahir bukan untuk bercita-cita menjadi oposisi. Setiap partai harus berupaya dengan cara yang benar terlibat dalam kekuasaan, terlibat dalam mengelola rakyat," ujar Andi dipantau melalui akun twitter pribadi miliknya @andiarief_ di Jakarta, Minggu (9/6/2019).

Menurut andi, semua parpol berhak bergabung dengan pemerintah dengan tujuan mengelola rakyat, akan tetapi semua keputusan ada pada presiden yang terpilih.

"Semua partai boleh bercita2 terlibat dalam mengelola rakyat dalam kekuasaan, namun semua kembali apakah presiden terpilihnya memandang perlu melibatkan atau tidak. Namun ketidaklaziman memilih oposisi pada akhirnya juga tidak ada pilihan jika Presiden terpilih tidak memerlukan," kata Andi.

Perlu diketahui, Demokrat saat ini berpeluang untuk masuk dalam koalisi Jokowi setelah KPU mengumumkan pemenang pilpres 2019.

Sebelumnya, Partai Demokrat dalam Pilpres 2019 tergabung dalam koalisi capres pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Namun, Prabowo-Sandi tak terima kekalahan karena banyak kecurangan maka mengajukan gugatan pemilu ke Mahkamah Konstitusi.

Tapi, Partai Demokrat merasa koalisi dengan Prabowo-Sandi sudah berakhir setelah KPU mengumumkan hasil Pilpres 2019. Untuk itu, saat ini Partai Demokrat terus menjalin komunikasi politik dengan Joko Widodo melalu Agus Harimurti Yudhoyono. (Bara)

tag: #partai-demokrat  #susilo-bambang-yudhoyono-sby  #jokowi  

Bagikan Berita ini :