Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 11 Jun 2019 - 18:12:25 WIB
Bagikan Berita ini :

PKS Usul Pansus Kerusuhan, Golkar dan PDIP Anggap Berlebihan

tscom_news_photo_1560251545.jpeg
Aksi kerusuhan 21-22 Mei 2019 (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar John Kenedy Azis menilai usulan Fraksi PKS tentang pansus kerusuhan 21-22 Mei terlalu berlebihan. Pasalnya, apa yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menjaga aksi itu sudah sesuai prosedur.

Sementara itu rapat paripurna DPR RI yang diselengarakan hari ini diwarnai intrupsi oleh anggota Fraksi PKS Abubakar Al Habsyi yang meminta agar dibentuk Pansus (Panitia Khusus) kerusuhan 22 Mei.

"Saya menyimak apa yang disampaikan Fraksi PKS, tentang usulan dibentuk pansus kerusuhan 22 Mei. Menurut Fraksi Golkar, apa yang dilakukan aparat pemerintah khususnya petugas keamanan yaitu Polri-TNI telah sesuai ketentuan dan SOP bagi yang bersangkutan," kata Kenedy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Kenedy menegaskan usulan tersebut terlalu berlebihan.

"Usulan dibentuknya Pansus adalah suatu yang berlebihan. Karena itu kami Fraksi Golkar apa yang dismpaikan FPKS adalah suatu yang tidak perlu ditanggapi," kata ia.

Sementara itu Politikus PDIP Arteria Dahlan mengatakan, penilaian kerusuhan 22 Mei harus dilakukan secara proporsional. Kerusuhan 22 Mei bukan tindakan pelarangan terhadap aksi unjukrasa,melainkan penindakan terhadap orang-orang yang berbuat onar.

"Kami melihat yang dilakukan aparat kepolisian yang dilakukan TNI, polisinya rakyat, TNI adalah tentara rakyat, yang dilakukan kemarin sekedar melindungi eksistensi negara melindungi segenap tumpah darah Indonesia, melindungi Bawaslu melindungi KPU. Polisi diberikan bom molotov, rumah polisi dibakar, itu simbol negara," kata dia.(plt)

tag: #pks  #partai-golkar  #pdip  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 25 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...
Berita

PB Mathla'ul Anwar Lakukan Konsolidasi dengan Keluarga Besar MA Se-Sulsel di UMI Makassar

MAKASSAR (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Mathla"ul Anwar (MA), Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM, menghadiri Dialog Pengembangan Dakwah Mathla"ul Anwar di Sulawesi Selatan yang ...