Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 12 Jun 2019 - 14:20:57 WIB
Bagikan Berita ini :

Gabung Koalisi Jokowi, Demokrat Tak Pernah Ngemis Kursi Menteri

tscom_news_photo_1560324057.jpg
Partai Demokrat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menegaskan bahwa partainya tidak pernah meminta kursi menteri kepada Jokowi. Walaupun nantinya memutuskan mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

Hal ini menyikapi beberapa kali Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan mantan gubernur DKI Jakarta itu.

"Kami tidak transaksional, yang saya tahu pasti bahwa mas AHY itu komunikasinya adalah bagaimana menyalurkan aspirasi Partai Demokrat di dalam memperjuangkan 14 pokok-pokok program-program Partai Demokrat selama masa kampanye," kata Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Harapan Demokrat, kata dia, jika putusan Mahkamah Konsitusi (MK) memenangkan Jokowi-Maruf Amin maka program-program yang telah diutarakan oleh partainya bisa dijalankan oleh Jokowi.

"Nah harapan Partai Demokrat itu adalah kalau nanti ditetapkan secara final oleh MK Pak Jokowi menjadi presiden harapan kita adalah progran-program itu bisa dilaksanakan oleh Pak jokowi nah itu harapan kita," jelasnya.

Syarief Hasan mengatakan, tidak menutup kemungkinan Demokrat bergabung dengan koalisi Joko Widodo-Ma"ruf Amin nantinya, namunhal itu tetap bergantung pada sikap politik partai serta kecocokan dengan partai-partai koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"Tergantung apakah Partai Demokrat menentukan sikap kemudian ada respons dari temen-temen koalisi 01. Kalau ada chemistry-nya, bisa cocok, tidak tertutup kemungkinan kita gabung," tegasnya. (ahm)

tag: #partai-demokrat  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Politikus PDIP: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang, Hanya Akan Menimbulkan Kematian Massal

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah langkah dan strategi disiapkan pemerintah termasuk melibatkan aparat ...
Berita

Guru Besar IPB :  New Normal Berlaku Jika Covid-19 Tidak Bertambah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanto Siregar menjelaskan Indonesia baru mencapai situasi new normal jika jumlah kasus Covid-19 baru secara harian ...