Berita
Oleh Fitriani pada hari Rabu, 12 Jun 2019 - 22:11:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Tak Lagi Muda, Megawati Dinilai Terlambat Mereplika Dirinya pada Puan Maharani

tscom_news_photo_1560352270.jpg
Megawati dan Puan Maharani (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Di usianya yang tak lagi muda, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dinilai terlambat mereplika dirinya pada sang putri, Puan Maharani.

Hal ini dinilaimembuat nama Puan tidak bisa menonjol dalam bursa ketua umum PDIP penerus Megawati.Bahkan, cenderung tertinggal jika dibandingkan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, apalagiPresiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Demikian disampaikan Peneliti politik Universitas Telkom Dedi Kurnia Syah. Dia menilai, hingga kini Puan belum berhasil membangun ruh kepartaian pada dirinya.

Sehingga, bagi kader Puan hanyalah kader parpol yang kebetulan putri dari ketua umum, bukan sebagai penerus kepemimpinan parpol.

"Paling tidak hingga hari ini, Puan belum memiliki ruh PDIP, ruh itu masih kuat pada Megawati. Hal ini tidak menutup kemungkinan hingga 2024, di mana elit PDIP di luar keluarga Megawati justru menonjol dan menggeser Puan dari daftar pewaris kekuasaan partai," kata Dedikepada TeropongSenayan, Rabu (12/6/2019).

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Direktur Pusat Studi Demokrasi dan Partai Politik (PSDPP), sejauh ini PDIP masih sangat kuat dominasi Megawati. Sehingga bagi pemilih, PDIP disamakan dengan keberadaan Megawati sebagai ketua umum.

"PDIP bagi pemilihnya adalah Megawati, jika Puan tidak segera dikondisikan sebagai replika Megawati, sangat mungkin ia terbuang dari partainya sendiri karena PDIP memiliki banyak elit berpengaruh, secara pragmatis PDIP akan memilih ketua umum yang menguntungkan diluar keluarga Megawati," ungkapnya.

"Puan sejauh ini tidak berhasil menempatkan dirinya sebagai politisi yang bereputasi menonjol, memiliki kesempatan sebagai Menko ternyata tidak membuat namanya berpengaruh, itu juga kelemahannya. Jadi tanpa Megawati, Puan bukan siapa-siapa lagi," imbuh Dedi, sembari menutup perbincangan. (Alf)

tag: #megawati-soekarnoputri  #pdip  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I: Mau Dibawa ke Mana TVRI?

Oleh Bachtiar
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyesalkan sikap Dewan Pengawas (Dewas) TVRI yang tetap memilih Direktur Utama (Dirut) TVRI baru-baru ini. Untuk diketahui, Iman ...
Berita

Menteri PPN: Bali Akan Dibuka Kembali Untuk Wisatawan Juli Mendatang

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso manoarfa mengatakan bahwa pemerintah akan membuka kembali aktivitas bisnis di Bali untuk menarik minta wisatawan ke sana, ...