Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Senin, 17 Jun 2019 - 22:55:10 WIB
Bagikan Berita ini :
Most Valuable Brand 2019

Telkom Peringkat Pertama Brand Paling Bernilai di Indonesia dan Peringkat Pertama Telco di Asia Tenggara

tscom_news_photo_1560786910.jpg
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (tengah) menerima penghargaan Telkom Indonesia sebagai Indonesia's Most Valuable Brand 2019 yang diserahkan oleh Pemimpin Redaksi SWA Kemal E. Gani (kanan) didampingi oleh Direktur Pengelola Brand Finance Asia Pasifik Samir Dixit (kiri) di Jakarta, Rabu (12/6). (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --,Sebagai wujud komitmen dalam berinovasi untuk terus meningkatkan nilai perusahaan dan brand, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali meraih penghargaan Indonesia’s Most Valuable Brand 2019 yang diserahkan oleh Pemimpin Redaksi SWA, Kemal E. Gani didampingi Direktur Pengelola Brand Finance Asia Pasifik, Samir Dixit kepada Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah di Hotel Shangri-La, Jakarta (12/6). Telkom kembali dinobatkan sebagai peringkat pertama perusahaan paling bernilai di Indonesia, dengan Brand Value senilai USD 4,615 miliar dan Brand Strength Index 85,54 dengan Brand Rating Triple A (AAA).

Indonesia’s Most Valuable Brand 2019 merupakan pemeringkatan 100 merek perusahaan yang dilaksanakan secara tahunan oleh Lembaga riset independen internasional Brand Finance bekerjasama dengan Majalah SWA. Pemeringkatanbrand valuedilakukan dengan memperhitungkanbrand strength index, brand royalty ratedanbrand revenue. Selain itu yang diperhatikan dalam penilaian ini mencakupcorporate branddanproduct brand.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, Telkom tengah bertranformasi dan memperkuat posisi sebagai perusahaan telekomunikasi digital. Hal tersebut diharapkan menjadi kekuatan bagi Telkom ke depan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik demi meningkatkan kepercayaan dan kesetiaan pelanggan sertastakeholderslainnya.

“Telkom terus memperkuat kapabilitas bisnis digital melalui pertumbuhan pendapatan bisnis digital yang menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan serta didukung oleh investasi pada infrastrukturbroadbandyang berkelanjutan. Hal ini juga merupakan upaya Telkom untuk membangun dan meningkatkan merek perusahaan secara kontinyu. Telkom senantiasa melakukan inovasi untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap produk dan layanan yang diberikan,” kata Ririek.

Pada kuartal pertama tahun 2019 ini Telkom mencatat kinerja yang jauh lebih baik dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp34,84 triliun, tumbuh 7,7% dibanding kuartal pertama 2018. Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization (EBITDA) juga mengalami peningkatan sebesar 8,8% menjadi Rp17,53 triliun, begitupun dengan laba bersih yang tercatat naik 8,5% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp6,22 triliun.

Selain pemeringkatan brand di Indonesia, Brand Finance juga membuat pemeringkatan Brand Finance Global 500 tahun 2019, dimana Telkom berada di posisi 442 dan menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk ke dalam daftar merek paling bernilai di pentas global. Tidak hanya itu, dalam pemeringkatan brand telekomunikasi yang paling kuat dan bernilai, Telecom 300, Telkom berada di posisi pertama di Asia Tenggara dan peringkat 36 di dunia.

“Pencapaian ini menjadi kalibrasi bagi Telkom dan memastikan bahwa kami sudah berada di jalur yang tepat. Tentunya apresiasi Most Valuable Brand ini menjadikan Telkom semakin percaya diri dalam meningkatkan kualitas dan nilai brandnya demi memantapkan posisi Telkom sebagai operator kelas dunia,” ungkap Ririek. (Alf)

tag: #pt-telkom  #bumn  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Miliki Dewas Baru, LPDB-KUMKM diharapkan Makin Cepat Bantu Pulihkan Ekonomi Nasional

Oleh windarto
pada hari Minggu, 12 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Prof. Rully Indrawan, berharap Lembaga Pengelola Dana Bergulir Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) dapat bekerja lebih ...
Berita

Ada Lebam di Tengkuk, Sebelum Dibunuh, Editor Metro TV Dianiaya Dulu

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Polres Metro Jakarta Selatan terus menelusuri kasus dugaan pembunuhan salah satu editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polisi menyebutkan, terdapat luka lebam di tubuh korban. ...