Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 24 Mar 2026 - 14:49:08 WIB
Bagikan Berita ini :

JDF Asia Pasifik Minta Dunia Tekan Israel Buka Akses Masjidil Aqsa

tscom_news_photo_1774338548.jpg
Jazuli Juwaini Ketua Fraksi PKS (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --ustice and Democracy Forum (JDF) Asia Pasifik mengecam keras kebijakan otoritas Israel yang melarang umat Islam melaksanakan sholat selama ramadhan dan Idul Fitri di Masjidil Aqsa. Larangan ini pun sudah berlangsung lebih 20 hari di bulan ramadhan, sejak serangan Israel-AS ke Iran. Presiden JDF Asia Pasifik Dr. Jazuli Juwaini menilai tindakan ini sebagai bentuk nyata pelanggaran hukum internasional dan hak asasi manusia yang semakin serius dan berulang dilakukan penjajah Israel.

Larangan tersebut dinilai sebagai langkah yang kian agresif, sekaligus mencerminkan semakin beraninya Israel dalam mengabaikan hukum internasional dan norma-norma kemanusiaan global. Tindakan ini tidak hanya mencederai kebebasan beragama, tetapi juga memperkeruh situasi dan berpotensi memicu ketegangan yang lebih luas.

“Masjidil Aqsa bukan sekadar tempat ibadah biasa, tetapi memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat tinggi bagi umat Islam di seluruh dunia sebagai kiblat pertama umat Islam,” tegas Presiden JDF Asia Pasifik Jazuli Juwaini yang juga Anggota DPR RI Fraksi PKS.

JDF Asia Pasifik menilai bahwa pembatasan terhadap ibadah di Masjidil Aqsa merupakan bentuk penindasan yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Tindakan tersebut juga berisiko menyulut kemarahan umat Islam global serta mengganggu stabilitas keamanan dan perdamaian internasional.

Oleh karena itu, JDF Asia Pasifik:

1. Mendesak Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional untuk memaksa Israel tunduk pada aturan status quo terhadap situs bersejarah umat Islam dan Kristen di Yerusalem Timur tersebut serta menghormati hak dan kebebasan beribadah di dalamnya.

2. Meminta agar akses umat Islam ke Masjidil Aqsa dibuka sepenuhnya tanpa pembatasan.

3. Mengajak negara-negara, khususnya negara mayoritas Muslim, Organisasi Konferensi Islam, Liga Arab, dan lainnya untuk tidak tinggal diam dan mengambil langkah diplomatik yang lebih tegas.

JDF Asia Pasifik menegaskan bahwa perlindungan terhadap tempat-tempat suci dan kebebasan beribadah adalah tanggung jawab bersama masyarakat dunia. Upaya kolektif diperlukan untuk memastikan keadilan dan perdamaian tetap terjaga.

tag: #jazuli  #pks  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement