Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 22 Jun 2026 - 13:29:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini Dukung Sikap MUI: Tolak Tegas LGBT dan Kampanyenya

tscom_news_photo_1782109746.jpg
(Sumber foto : Foto: ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Jazuli Juwaini, menyatakan dukungan terhadap sikap MUI yang mendorong ketegasan negara dalam menghadapi perilaku LGBT dan segala bentuk kampanye maupun upaya normalisasinya di Indonesia.

Menurut Jazuli, LGBT bukanlah persoalan hak asasi manusia, melainkan perilaku yang bertentangan dengan nilai agama, moral, budaya bangsa, dan jati diri Indonesia yang berlandaskan Pancasila serta UUD 1945. Karena itu, negara perlu hadir untuk melindungi generasi muda dari pengaruh perilaku dan kampanye yang dapat merusak tatanan keluarga dan moral masyarakat.

“Kita tidak membenci orangnya. Setiap manusia harus dihormati martabat dan hak-hak dasarnya sebagai warga negara. Namun kita menolak tegas perilaku LGBT dan segala bentuk kampanyenya karena bertentangan dengan ajaran agama, nilai luhur bangsa, serta berpotensi menimbulkan dampak destruktif terhadap karakter dan masa depan generasi penerus,” tegas Jazuli Juwaini, Senin (22/6/2026).

Jazuli yang juga Anggota DPR RI menegaskan bahwa seluruh agama yang dianut masyarakat Indonesia menolak perilaku LGBT. Oleh karena itu, upaya normalisasi dan promosi LGBT tidak dapat dipandang sebagai bagian dari kebebasan yang tanpa batas. Konstitusi melalui Pasal 28J UUD 1945 menegaskan bahwa penggunaan hak dan kebebasan harus tunduk pada pembatasan berdasarkan pertimbangan moral, nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum.

PB Mathla’ul Anwar mendukung penguatan regulasi dan penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kampanye, propaganda, maupun penyebaran konten yang mendorong normalisasi LGBT, khususnya yang menyasar anak-anak dan generasi muda. Di saat yang sama, pendekatan pembinaan, pendidikan agama, dan penguatan ketahanan keluarga harus terus diperkuat.

“Melindungi generasi bangsa dari penyimpangan moral adalah amanat konstitusi dan tanggung jawab bersama. Karena itu, PB Mathla’ul Anwar mendukung langkah-langkah konstitusional yang diambil negara untuk menjaga moral publik, ketahanan keluarga, dan masa depan Indonesia,” tutup Jazuli.

tag: #jazuli  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Transformasi Digital, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Lebih Modern

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 09 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Bank Jakarta memperkenalkan wajah digital barunya melalui laman resmi bankjakarta.co.id. Transformasi ini menjadi bagian dari upaya perseroan menghadirkan layanan ...
Berita

Menko PM Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pemberdayaan masyarakat tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, perubahan justru tumbuh dari usaha-usaha ...