Oleh Fath pada hari Sabtu, 08 Agu 2026 - 16:20:26 WIB
Bagikan Berita ini :

Soroti Krisis Energi Kalimantan Tengah, Legislator: Kasihan Presiden Prabowo Pembantunya Tidak Profesional

tscom_news_photo_1786180826.jpg
Bambang Purwanto Politikus Demokrat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota DPR RI, dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah (Kalteng) Bambang Purwanto, mengaku kasihan dengan Presiden Prabowo Subianto lantaran memiliki anak buah yang tidak profesional dalam bekerja.

Bambang begitu ia disapa menyatakan hal tersebut lantaran serangkaian kejadian atau krisis energi yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) beberapa waktu terakhir ini.

“Kasihan Presiden kalau pembantunya tidak profesional seperti ini,” kata Bambang Purwanto, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Lebih jauh, Bambang menegaskan, pemadaman listrik yang terjadi beberapa waktu terakhir amat sangat berdampak kepada keseharian masyarakat.Keberadaan listrik, kata dia, sudah menjadi tumpuhan masyarakat pengusaha baik yang kecil sampai besar.

“Semua tergantung dengan listrik termasuk pelayanan masyarakat oleh dinas juga tergantung listrik,” jelas Bambang Purwanto.

Disisi lain, Bambang juga menyayangkan, kelangkaan BBM di Kalimantan Tengah (Kalteng) hingga menyebabkan antrian panjang masyarakat. Bambang mengaku, bahwa hal tersebut akan menghambat pertumbuhan ekonomi.

“Jadi pergerakan masyarakat tentu terhambat, ketika pergerakan terhambat tentu juga menghambat pertumbuhan ekonomi,” tegas Bambang.

Bambang menegaskan, Kalimatan Tengah sebagai provinsi yang memiliki luas kira-kira dua setengah pulau Jawa mempunyai potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bambang mengatakan, krisis energi yang terjadi di Kalimantan Tengah akan sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi.


“Akan tetapi saat ini mengalami krisis energi baik listrik mati bergilir tiap hari kira-kira jam ditambah lagi sulit mendapatkan BBM jadi lengkap penderitaan masyarakat bahkan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mencermati kondisi seperti ini keberadaan PLN dan Pertamina harus segera sadar bahwa apa yang menjadi tanggung jawabnya bisa menghancurkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement