Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 21 Jun 2019 - 15:13:19 WIB
Bagikan Berita ini :

HUT DKI ke 492, Tokoh Bamus Betawi Ziarah ke Makam Husni Tamrin

tscom_news_photo_1561104799.jpg
Ketua Umum Bamus Betawi Haji Lulung melakukan aksi tabur bunga di makam pahlawan nasional sekaligus tokoh Betawi, Husni Tamrin di TPU makam pahlawan, Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019) pagi. (Sumber foto : TeropongSenayan.dok)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dalam rangka memperingati hari jadi (HUT) kota Jakarta ke-492, Bamus Betawi melakukan ziarah ke makam pahlawan nasional sekaligus tokoh Betawi, Husni Tamrin di TPU makam pahlawan, Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019) pagi.

Dalam ziarah ini, rombongan Bamus dipimpinan langsung oleh Ketua Majelis Adat Bamus Betawi, Nuri Tahir danKetua umum Bamus Betawi, Abraham "Lulung" Lunggana alias Haji Lulung.

Disela-sela ziarah, Haji Lulung mengungkapkan, bahwa ziarah ke makam pahlawan nasional dan tokoh Betawi Husni Tamrin ini merupakan rutinitas yang dilakukan tiap tahun saat HUT Jakarta. Disamping, kegiatan ziarah makam bersamaan dengan hari pahlawan.

"Pelaksanaan ziarah ini kita lakukan setiap tahun untuk menumbuhkan semangat perjuangan pada generasi muda," ujar Haji Lulung yang juga dikenal tokoh legendaris Tanah Abang.

Dia mengungkapkan, Husni Tamrin merupakan pahlawan nasional yang tercatat memiliki karir politik luar biasa era tahun 1919-1940.

Haji Lulung kemudian menjabarkan, sosok Husni Tamrin merupakan tokoh yang luar biasa dengan garis keturunannya. Sebab, memiliki keturunan yang istimewa, yakni kakek berasal dari Inggris dan ayah merupakan keturunan Jerman-Belanda. Sementara nenek dan ibunya merupakan asli anak Betawi.

"Karena jasa beliau, kami anak Betawi sangat menghormati dan menghargai beliau. Apalagi, beliau merupakan cikal bakal orang Betawi yangjadi pejuang, dan ini harus diteruskan oleh generasi muda Betawi di Jakarta," beber anggota DPR RI terpilih dari PAN dapil III DKI Jakarta itu.

Terkait momentum HUT Jakarta ke-492, Haji Lulung tak lupa mengajak seluruh pihak khususnya Bamus Betawi untuk terus solid dalam menjaga marwah Betawi di Ibu Kota.

"Momentum HUT Jakarta ini saya mengajak semua elemen Betawi guyub dan kompak jangan terpecah belah. Semua bertujuan untuk kemajuan orang Betawi di Jakarta," seru Haji Lulung.

Sementara itu, Ketua Majelis Adat Bamus Betawi, Nuri Tahir berharap acara ziarah seperti ini bisa dilaksanakan terus-menerus.

Selain itu, Bamus juga diharapkan bisa menghadirkan pejabat di DKI, seperti gubernur atau pun Sekda. "Mudah-mudahan ke depan bisa dihadiri pejabat di Jakarta," katanya.

Untuk diketahui, Ketua Majelis Adat Bamus Betawi, Nuri Tahir dan Ketua Umum Bamus Betawi Haji Lulung merupakan kepengurusan Bamus Betawiyangsah berdasarkan hasil Mubes 1-2 September 2018 dengan SK Menkumham N0.AHU-0004530.AH.01.07.Tahun 2019.(Alf)

tag: #haji-lulung  #bamus-betawi  #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Kadis Pariwisata Ingin Tempat Wisata Jakarta Dibuka secara Bertahap

Oleh windarto
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta akan membuka tempat wisata dan hiburan di Jakarta secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan kondisi ...
Jakarta

Usung Prinsip B to B, PT Food Station Dukung Inisiatif Gerakan Berbagi di Masa Pandemi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Dalam masa pandemi Covid-19 ini, yang dihadapi masyarakat tidak saja ancaman akan paparan virusnya namun juga dampak ekonominya berupa terganggunya program ketahanan ...