Jakarta
Oleh Jihan Nadia pada hari Rabu, 03 Jul 2019 - 10:06:49 WIB
Bagikan Berita ini :

Beda dengan PKS, Gerindra Bilang Cawagub DKI Bisa Diganti

tscom_news_photo_1562123209.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik menyebutdua nama calon wakil gubernur DKI yang disodorkanPKS bisa diganti.

Menurut Taufik, duakader PKS yang sudah masuk ke meja DPRD DKI, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu bisa dirombak ulang. Hal itu nantinyatergantung dari kesepakatan partai pengusung, yakni PKS dan Gerindra.

Opsi pergantian pemain, kata Taufik, akan dilakukan bila nantinya terjadi penolakan di Paripurna DPRD DKI. Menurutnya, penolakan yang dimaksud adalah bila dua kali digelar Paripurna Pemilihan Wagubnamun jumlah anggota dewan tidak mencapai kuorum atau 51 persen dari total jumlah 106 anggota dewan.

"Ya bisa aja (diganti), kan dikembalikan ke partai pengusung," kata Taufik di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Taufik mengatakan, partainya siap jika diminta kembali mengusung kadernya untuk menempati kursi Cawagub DKI yang ditinggal Sandiaga Uno.

"Kalau Gerindra kan banyak kadernya. Kapan dicalonin juga sudah siap. Kalau Gerindra kan banyak kadernya yang paham soal Jakarta. Jadi, kapan saja diperintahkan, siap," tambahnya.

Namun demikian, lain halnya dengan sikap Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi. Dia menegaskan dua nama calon wakil gubernur sudah tidak busa diubah lagi.

"Sudah fix. Iya Agung sama Syaikhu tak ada perombakan," kata Suhaimi di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Ia pun memastikan bahwa dari dua nama tersebut tidak akan ada yang mengundurkan diri.

"Ya enggak ada yang mundur. Selama gak ada surat ya gak ada pengunduran," tegas Suhaimi. (Alf)

tag: #partai-gerindra  #dprd-dki  #pks  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...