TPF Novel Curigai Tiga Orang Pelaku Penyiraman Air Keras

Oleh ferdiansyah pada hari Rabu, 17 Jul 2019 - 17:29:09 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1563359349.jpg

Penyidik senior KPK Novel Baswedan (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dewan Pakar Tim Pencari Fakta (TPF) mencurigai tiga orang sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Guna mendalami ketiga sosok tersebut, tim merekomendasikan Mabes Polri membentuk tim teknis.  

Dari hasil penyelidikan, ketiga orang itu dicurigai sebagai pelaku penyiraman karena berada di sekitar rumah Novel.

“Pada 5 April 2017 ada seorang yang tidak dikenal, kemudian tanggal 10 April ada dua orang dengan waktu berbeda,” ujar juru bicara TPF, Nur Cholis saat memaparkan hasil temuan TGPF di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (17/7/2019). 

Pada 5 April 2017, kata Nurcholis, orang tak dikenal (OTK) mendatangi kediaman pribadi Novel di Jalan Deposito T8, RT 03/RW 10, Kelapa Gading, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara. Sementara dua OTK lain pada 10 April 2017 berada di tempat wudlu Masjid Al-Ihsan.

“TGPF merekomendasikan Kapolri membentuk tim teknis mendalami sosok-sosok misterius tersebut. Tim ini diharap memiliki kemampuan spesifik membongkar kasus,” ujar Nurcholis. 

Selain itu, lanjut Nur Cholis, TPF juga meminta agar tim nantinya bisa mendalami kasus-kasus besar yang pernah ditangani oleh penyidik KPK, Novel Baswedan. Karena, TPF menduga penyerangan yang dilakukan pelaku terhadap Novel dilatarbelakangi oleh dendam.

“Sekurang-kurangnya enam kasus high profile yang ditangani oleh korban. TPF meyakini kasus-kasus itu berpotensi menimbulkan serangan balik atau balas dendam karena adanya dugaan penggunaan kewenangan secara berlebihan,” kata Nur Cholis.

Mabes Polri mengapresiasi kinerja TPF yang sudah bertugas selama enam bulan. Korps Bhayangkara berjanji akan menjalankan rekomendasi dari tim yang terdiri unsur Polri, KPK, dan sejumlah pakar itu.

“Rekomendasi dari TPF akan kami tindaklanjuti segera mungkin untuk membentuk tim teknis lapangan. Tim teknis ini nanti akan dipimpin pak Kabareskrim,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Muhamamd Iqbal.(plt)

tag: #novel-baswedan  

Bagikan Berita ini :