Berita

Megawati Anggap Kabinet Bukan Hal yang Krusial

Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 28 Agu 2019 - 22:47:16 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1567007236.jpg

Megawati (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyatakan, pihaknya tak akan mendesak agar kabinet pemerintahan Jokowi-Ma"ruf Amin periode 2019-2024 segera diumumkan.

Menurut Mega, soal kabinet pemerintahan sebaiknya tak parlu terlalu dianggap hal paling krusial saat ini. Sebab penyusunan kabinet itu memiliki prosedur.

"Saya sih menunggu dulu pelantikan presiden. Sebelumnya ada pelantikan legislatif dulu," kata Mega menjawab wartawan di Seoul, Korea Selatan, Rabu (28/8/2019) malam.

Mega mengatakan, sudah ada tata pemerintahan yang efektif bersama prosedur-prosedurnya. Baru setelah pelantikan itu, selanjutnya dilakukan pembentukan kabinet. 

Sedangkan yang utama diingat, tegas Megawati, bahwa pembentukan kabinet itu adalah hak prerogatif presiden. Dia menyebut, penentu akhir tetaplah Presiden Jokowi.

Dikatakan Mega, saat Kongres V PDI Perjuangan yang lalu, dirinya memang sempat meminta agar partainya diberi jatah kursi kabinet terbesar. 

Namun, itu pun disampaikannya karena memang sedang kongres. Walau demikian, bukan berarti bahwa permintaan itu tak tunduk kepada fakta politik Indonesia bahwa menentukan kabinet adalah hak prerogatif seorang presiden.

"Menurut saya (pernyataan saya di Kongres itu, red) adalah biasa saja. Kenapa ya mesti sembunyi-sembunyi. Minta saja. Urusan dikasih atau tidak, adalah kehendak presiden," katanya.

Sebelumnya, karena tak mau bicara di belakang, Mega meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar partainya diberi jatah kursi menteri yang paling besar diantara kelompok politik lainnya.

Hal itu secara terbuka disampaikan Mega di dalam pidatonya di pembukaan kongres V PDI Perjuangan (PDIP) di Grand Inna Bali Beach Hotel, Kamis (8/8/2019). Jokowi diharapkan memberikan jatah kursi menteri kepada kader PDIP. Sebab PDIP sudah dua kali menjadikan Jokowi sebagai pemenang.

"Orang kita pemenang dua kali. Betul tidak? Saksikan ya. Iya dong. Jangan nanti, (Jokowi bilang, red) "Ibu Mega, saya kira karena PDIP sudah banyak kemenangan, sudah ada di DPR, nanti saya kasih cuma 4 ya". Endak mau. Tidak mau. Tidak mau. Tidak mau," kata Mega yang disambut riuh teriakan para kader PDIP.

"Ini dalam kongres partai ya Pak Presiden, saya meminta dengan hormat, bahwa PDIP masuk ke kabinet dengan jumlah menteri yang terbanyak," kata Mega yang disambut teriakan gemuruh dari kader. (Alf)

tag: #megawati-soekarnoputri  #pdip  

Bagikan Berita ini :