Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 29 Agu 2019 - 15:38:47 WIB
Bagikan Berita ini :

Tangani Papua, Mahfud MD Ingatkan Pemerintah Tak Gunakan Cara-cara Represif

tscom_news_photo_1567067927.jpg
Mahfud MD (Sumber foto : Ist)

YOGYAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengingatkan pemerintah agar tidak menggunakan cara-cara represaif dalam menangani konflik Papua.

Mahfud menyarankan, pemerintah sebaiknya mengedepankan pendekatan persuasif.

Menurut Mahfud, agar tidak terjadi konflik berkepanjangan, pendekatan represif haruslah dijauhkan. Karena, pendekatan represif dinilai hanya akan memicu konflik berkepanjangan.

"Pancagatranya sosbud, dan trigatranya yaitu tempat, rakyatnya dan posisi geografisnya, kan gitu. Oleh sebab itu yang saya sarankan kepada (konflik) Papua adalah harus dengan persuasif. Tidak usah represif," ujar Mahfud di UGM Yogyakarta, Rabu (28/8/2019).

Mahfud pun meminta pemerintah maupun aparat keamanan harus berhati-hati dalam menangani konflik di Papua.

Mahfud juga menghimbau, agar pemerintah dan aparat keamanan tak terpancing untuk mengeluarkan kata-kata bernada rasisme.

"Jangan sampai terpancing menimbulkan kemarahan baru kepada saudara-saudara kita di Papua. Terutama pernyataan-pernyataan yang sifatnya rasis, supaya dihindari betul. Gitu saja," pesan Mahfud. (Alf)

tag: #mahfudmd  #papua  #menteri-jokowi  #tnipolri  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat: Dirjen Bea Cukai Harus Diganti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 16 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Desakan perombakan di Ditjen Bea Cukai mengemuka dari para pengamat menyusul Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap oknum Bea Cukai di Jakarta dan Lampung dan barang bukti ...
Berita

LBH Ansor Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) –Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengecam keras peristiwa kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak ...