M Taufik: Fraksi Gerindra Jangan Latah Buka Posko Pengaduan di Gedung Dewan

Oleh Alfian Risfil pada hari Sabtu, 07 Sep 2019 - 01:17:27 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1567793847.jpg

Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengingatkan anggota Fraksi Gerindra tidak ikut latah mengikuti jejak sejumlah Fraksi di DPRD DKI yang membuat Posko Pengaduan Masyarakat di gedung dewan. 

"Saya ingatkan, Fraksi Gerindra jangan latah bikin posko, karena menerima pengaduan masyarakat di DPRD itu memang bagian tugas rutin anggota Dewan," kata Taufik disela-sela acara bimbingan teknis (Bimtek) bagi anggota Fraksi Gerindra di Putri Duyung Ancol, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Ditegaskan Taufik, bahwa di DPRD DKI pada periode 2014-2019 lalu, khususnya Fraksi Gerindra selalu membuka pintu untuk setiap pengaduan dewan. 

"Semua pengaduan masyarakat selalu kita bawa ke Fraksi dan dilanjutkan ke komisi-komisi. Selama ini kita terima masyarakat dengan tangan terbuka. Termasuk yang demo-demo, kita persilakan masuk menyampaikan langsung aspirasinya ke dewan," papar pria yang kembali dipercaya Prabowo Subianto duduk di kursi Wakil Ketua DPRD DKI periode 2019-2024.

"Karena itu, kita jangan ikut latah, dengan cara-cara genit. Anggota Fraksi Gerindra jangan kegenitan tidak pada tempatnya. Bikin posko kok diomongin kesana-sini. Bagi saya itu kegenitan," tegas Taufik tanpa mau menyebut Fraksi yang dimaksud.

"Ingat, kita sebagai partai pengusung Anies, tidak punya waktu untuk bergenit-genit. Mari kita fokus elaborasi tagline Pak Anies "Maju Kotanya Bahagia Warganya" dalam program-program di Pemprov. Kita kawal pembahasannya di Dewan," terang Taufik. 

Menurut Taufik, sebaiknya anggota Fraksi Gerindra membuka saja posko pengaduan di rumah atau Dapil masing-masing.

"Silakan buka posko di rumah. Tapi jangan di gedung Dewan. Karena kasihan masyarakat yang mau menyampaikan aspirasi harus jauh-jauh datang ke gedung DPRD sehingga harus keluar ongkos, ngabisin waktu, dan tenaga. Warga jangan dibikin repot, kita yang mestinya jemput bola, bukan nunggu di posko dewan," sindir Taufik, merujuk pada langkah sejumlah fraksi yang ramai-ramai bikin posko pengaduan. 

Selanjutnya, Taufik juga mengingatkan seluruh anggota Fraksi Gerindra agar memperlakukan wartawan sebagai mitra kerja. 

"Jangan sampai ada anggota Fraksi Gerindra yang sulit dihubungi wartawan. Jangan takut dengan wartawan karena mereka mitra kita dalam menyampaikan ke publik. Tanpa wartawan demokrasi kita tidak bisa berjalan sehat. Jadi, saudara-saudara harus selalu siap jika tiba-tiba didoorstop wartawan," pesan Taufik. 

"Selalu update isu-isu dan analisa pemberitaan di media. Setiap hari harus baca koran," sambungnya. 

Untuk diketahui, sejumlah Fraksi di DPRD DKI periode 2019-2024, rame-rame membuka posko pengaduan masyarakat di Kebon Sirih. Mereka bahkan menugaskan masing-masing anggotanya untuk menjaga posko selama jam kerja, pagi hingga sore hari.

Catatan TeropongSenayan, beberapa Fraksi yang membuka Posko Pengaduan di dewan antara lain adalah Fraksi Golkar, Fraksi NasDem, dan partai baru Fraksi PSI. (Alf)

tag: #mtaufik  #partai-gerindra  #dprd-dki  #pemprov-dki  

Bagikan Berita ini :