Bisnis

2020, Bansos Pangan Naik Hingga 37 Persen

Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 11 Sep 2019 - 09:58:45 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1568170725.jpeg

Ilustrasi (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan, anggaran bantuan sosial (bansos) pangan pada tahun depan akan naik hingga 37 persen. Penyebabnya adalah kenaikan besaran bansos yang diterima masyarakat dari Rp 110 ribu menjadi Rp 150 ribu per bulan. 

Sementara itu, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) tidak akan berubah, yaitu 15,6 juta KPM.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani menjelaskan, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (RAPBN) 2020, pemerintah menetapkan anggaran untuk bansos pangan pada tahun depan adalah Rp 28,1 triliun.

"Sedangkan, outlook APBN 2019 memperlihatkan anggaran bansos (pangan) adalah Rp 20,4 triliun," tuturnya dalam rapat di Ruang Banggar DPR, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Askolani menjelaskan, pemberian bansos pangan tahun depan juga mengalami perubahan dari segi konsep. Apabila tahun ini bansos pangan dikenal dengan nama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), pada 2020, diubah menjadi kartu sembako. Hanya saja, tujuannya sama, yakni memberikan perlindungan kepada masyarakat miskin untuk akses pangan.

Kartu sembako diketahui merupakan salah satu janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kampanye Pemilihan Preisden (Pilpres) 2019. Askolani mengatakan, program ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melindungi 40 persen lapisan masyarakat terbawah.

Secara total, Askolani mengatakan, anggaran pemerintah untuk penguatan bantuan sosial pada 2020 adalah Rp 102,9 triliun. Angka ini naik 3,3 persen dibanding dengan outlook 2019, Rp 99,6 triliun.(plt)

tag: #  

Bagikan Berita ini :