Lepas Kepergian BJ Habibie, Presiden Jokowi: Selamat Jalan Mr Crack

Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 12 Sep 2019 - 16:10:05 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1568279405.jpg

Jokowi saat prosesi pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Presiden Jokowi menyampaikan salam perpisahannya kepada BJ Habibie. Ia pun menyapa Presiden RI ke-3 itu dengan salah satu julukannya, Mr Crack.

"Pada acara yang khidmat ini, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berterima kasih dan memberikan penghormatan yang tinggi atas dharma bakti almarhum yang tinggi kepada bangsa dan negara," kata Jokowi saat sambutan dalam prosesi pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Jokowi juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan Habibie agar arwah almarhum diterima dan diberi tempat terbaik di sisi Allah. Presiden juga mendoakan agar Habibie husnul khatimah sesuai dengan amal ibadah dan perjuangannya kepada Indonesia dan dunia.

"Kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan semoga Allah senantiasa memberikan ketabahan dan kesabaran serta menerima kepergian almarhum dengan ikhlas dan tawakal," ucap Jokowi.

"Dengan meminta rida Allah, marilah kita lepas kepergian Bapak BJ Habibie menghadap Allah dengan tenang, dengan diiringi doa semoga Allah menerima amal ibadah almarhum dan mengampuni segala khilaf dan salah beliau," lanjutnya.

Jokowi lalu mengucapkan selamat jalan kepada Habibie. Ia menyapa Habibie dengan julukan Mr Crack. Julukan tersebut didapat Bapak Teknologi Indonesia itu karena penemuannya di dunia penerbangan, yakni crack progression theory alias teori Habibie. 

Atas kontribusi besar darinya di dunia penerbangan, Habibie mendapat julukan Mr Crack. Teori tersebut dipakai untuk memprediksi crack propagation point, atau letak awal retakan pada pesawat, terutama sayap yang merupakan struktur penyangga. Dengan begitu bisa menahan tekanan, apalagi saat pesawat lepas landas (take off), mendarat (landing), dan mengalami turbulensi.

"Selamat jalan Mr Crack, selamat jalan sang pionir, kami akan selalu ingat pesanmu: Jangan terlalu banyak diskusi, jangan cengeng, tetapi terjunkan diri ke nilai tambah secara konsisten, pasti Indonesia akan terkemuka di Asia Tenggara dan di dunia," tutup Jokowi.

Untuk diketahui, Habibie menghasilkan temuan itu saat usianya masih 32 tahun. Ia berhasil membuat perhitungan sangat detil, sampai ke tingkat atom. (Alf)

tag: #jokowi  #habibie  

Bagikan Berita ini :