Berita
Oleh mandra pradipta pada hari Rabu, 25 Sep 2019 - 08:29:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Mardani: Pemindahan IKN Bukan Hanya Urusan Infrastruktur Fisik

tscom_news_photo_1569374977.jpeg
Desain Ibu Kota Baru (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Pansus Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) DPR, Mardani Ali Sera mengatakan, pihaknya melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (24/9/2019).

Pansus IKN bertemu dengan Gubernur Kalimantan Timur beserta jajarannya. Mereka menangakan dukungan masyarakat, kebakaran hutan dan lahan, masalah sosial, peningkatan sumber daya manusia dan lainnya.

Dalam kesempatan itu Mardani mengatakan, pemindahan ibu kota adalah suatu keniscayaan. Namun apabila tidak melalui perhitungan dan persiapan, yang terjadi bukan manfaat malah mudarat.

"Pemindahan Ibu kota negara bila tidak melalui perhitungan dan persiapan yang matang akan berdampak mudarat," kata Mardani di Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi II DRR RI itu mengatakan seharusnya pemerintah tidak grasah-gerusuh membuat kebijakan sebelum membuat perencanaan secara holistik.

"Kebijakan pemindahan ibu kota negara ini seharusnya didesain dulu ekosistem intelektual dan indeks kebahagiaan, bukan hanya infrastruktur fisiknya saja," ujar Mardani.

Ketua DPP PKS ini mengatakan, saat ini adalah upaya Pemerintah, DPR bersama rakyat mengeluarkeluarkan semua akal dan pengalaman kolektif mewujudkan Ibu Kota yang mencerminkan cita-cita kolektif bangsa.

Oleh karena itu, Mardani minta perlu adanya pelibatan institusi pendidikan terkait rencana pemindahan ibu kota negara.

"Sebaiknya kita juga minta pendapat kampus dan para budayawan hingga milenial," ujarnya.

Diharapkan melalui pelibatan banyak orang akan makin kaya gagasan IKN Indonesia masa depan.

"Misalnya silakan saja usulkan berbagai gagasan kepada Pansus IKN seperti konsep ‘City In The Forest’ atau ‘City In The Garden’, atau ‘Cultural City’ atau ‘Humanised City’," tutur Mardani.

Terakhir, Mardani sudah minta Pemprov Kaltim juga mendisain konsep IKN.

"Di pertemuan juga saya minta agar Pemprov Kaltim atau Pemda Kutai Kertanegara dan PPU mulai menggagas disain kota yang compatible dengan IKN masa depan Indonesia," imbuhnya.(plt)

tag: #pemindahan-ibu-kota  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Polda Metro Jaya Dalami Konstruksi Perkara OTT KPK di Kemendikbud

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Selasa, 26 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  melakukan OTT di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait dugaan pungutan liar berupa permintaan ...
Berita

Di Jawa Barat Tidak Ada Wilayah Zona Hijau, PSBB Belum Dilonggarkan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan di Jawa Barat ada 5 level, level paling parah 5 hitam tidak ada, merah ada 3 (wilayah), kemudian 19 (wilayah) sudah kuning ...