Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 17 Okt 2019 - 15:49:21 WIB
Bagikan Berita ini :

Demo Perppu KPK Tak Akan Berhenti, Mahasiswa: Nafas Masih Panjang

tscom_news_photo_1571302161.jpg
Massa BEM SI di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019) sore. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demonstrasidi Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019). Massa mendesak Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK.

"Khusus hari ini kita mendesak Pak Jokowi untuk segera mengeluarkan Perpu KPK dan mengembalikan pada Undang-undang KPK sebelumnya," kata koordinator lapangan aksi sekaligus Ketua BEM UNJ Muhammad Abdul Basit (Abbas) di depan patung kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).

Abbas mengatakan aksi hari ini tidak ada kaitan dengan pelantikan Jokowi pada 20 Oktober nanti. Namun, dia menilai Jokowi gagal memenuhi janji kampanyenya jika hingga pelantikan nanti tetap tidak menerbitkan Perppu KPK.

"Ya berarti Pak Jokowi gagal terkait dengan nawacitanya terkait dengan agenda pemberantasan korupsi. Ya publik akan melihat sendiri, Pak Jokowi terkait keberpihakannya antara partai politik atau masyarakat Indonesia," ujarnya.

Soal sejauh mana akan mengawal hingga Perppu KPK terbit, Abbas mengatakan mereka masih berkoordinasi. Namun, dia memastikan mahasiswa tidak akan pernah berhenti mendesak Jokowi mengeluarkan Perppu KPK.

"Kalau terkait dengan hal itu (mengawal Perppu KPK) kita, saya sendiri belum bisa menyampaikan. Karena kita masih berkoordinasi, mau sampai kapan. Tapi saya pastikan kita tidak akan pernah berhenti. Nafas kita masih panjang," ujarnya.

Abbas juga belum bisa memastikan BEM SI akan demo pada tanggal 20 Oktober nanti atau tidak. Namun, dia mengaku mereka tidak akan merusak momen pelantikan Jokowi-Ma"ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

"Ya kita akan kembalikan pada substansi kita. Kalau aksi kita tanggal 20 tidak substantif ya kita tidak akan aksi. Karena mau apa kan, dari pengamanan DPR pun sekarang sudah kuat banget. Apa lagi momentumnya pelantikan. Ya Pak Jokowi juga punya hak untuk itu. Makanya kita tidak akan merusak pelantikan tersebut," tuturnya. (Alf)

tag: #dpr  #kpk  #aksi-mahasiswa  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Ratusan Tenaga Medis Di Jatim Terpapar Covid-19

Oleh Tommy
pada hari Jumat, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Sebanyak 135 tenaga kesehatan di Jawa Timur terpapar Covid-19. Dari jumlah itu, 62 orang di antaranya adalah perawat. Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 ...
Berita

Pasar Terbesar di Cirebon Ditutup Setelah Ditemukan Pedagang Terpapar Virus Corona

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat, memutuskan menutup Pasar Sumber, salah satu pasar tradisional terbesar di daerah tersebut hingga 14 hari mendatang. ...