PDIP ke Jokowi: Jangan Pilih Menteri Yang Ingin Maju di Pilpres 2024

Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 21 Okt 2019 - 02:40:06 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1571600406.jpg

(Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Usai pelantikan Joko Widodo - KH Ma"ruf Amin, selanjutnya publik menunggu pengumuman kabinet kerja jilid II. PDI Perjuangan memiliki pesan tersendiri mengenai kabinet.

Di hadapan ribuan kadernya dalam acara syukuran pelantikan Jokowi-KH Ma"ruf Amin, Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengingatkan para pembantu presiden itu haruslah mereka yang siap bekerja keras. Bahkan melebih sang presiden sendiri.

Dijelaskan Hasto, jabatan menteri bukanlah pegawai tinggi biasa. Namun merupakan tugas negara untuk membantu presiden melaksanakan tugas konsitusional maupun ideologisnya.

Dengan demikian, menjadi menteri bukanlah untuk mengibarkan bendera pencalonan presiden 2024. Sangat aneh jika seseorang baru jadi menteri namun sudah berpikir maju sebagai capres 2024. Kata Hasto, pihaknya sudah meminta kepada Presiden Jokowi agar calon menteri yang demikian jangan dimasukkan ke kabinet.

"Jadi calon menteri itu cita-citanya membangun negara, bukan membangun citra pribadi," kata Hasto di Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Kata Hasto, di periode kedua pemerintahannya, Jokowi membutuhkan menteri yang bekerja, memahami kondisi rakyat, memiliki pemahaman akan departemen yang dipimpinnya, dan integritas baik.

"Pak Jokowi itu kerja 24  jam. Jadi menterinya juga harus tahan banting. Kalau Pak Jokowi minum temulawak 1 gelas, menteri harus 2 gelas karena harus kerja lebih keras," katanya.

tag: #pdip  #kabinet-jokowi-maruf-amin  

Bagikan Berita ini :