Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 01 Nov 2019 - 23:59:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Hina Anies dengan Meme Joker, Kahmi Jaya Akan Polisikan Ade Armando

tscom_news_photo_1572627794.jpg
Anies di acara Kahmi Jaya (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Raya (Kahmi Jaya) akan melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya, lantaran dianggap menghina Gubernur DKI Anies Baswedan

Diketahui, jagat media sosial hari ini dihebohkan oleh postingan Ade Armando di akun facebook pribadinya. Ade mengedit dan memposting foto Anies dengan tata rias tokoh fiksi Joker.

Ketua Kahmi Jaya, Mohamad Taufik menilai, postingan Ade tersebut jelas tidak pantas. Ade telah menghina pemimpin rakyat Jakarta, yang tak lain juga mantan Presedium MN Kahmi Nasional.

"Ade tuh sepertinya tidak pernah bisa move on karena jagoannya Ahok kalah telak. Kemudian dia terus menebar kebencian kepada Anies, salah satunya dengan menyebarkan meme gambar Anies sebagai bentuk penghinaan. Kahmi Jaya akan melaporkan Ade atas dasar Ade telah melanggar ketentuan pencemaran nama baik seseorang. Sebab, Ade turut serta menyebarluaskan meme tersebut," ujarTaufik kepada wartawan, Jumat (1/11/2019) malam.

Taufik mengatakan, saat ini timnya tengah mempersiapkan laporan ke Polda. "Secepatnya akan kami laporkan," tegas dia.

Seperti diketahui, foto yang diunggah di Facebook milik Ade Armando adalah potret Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang merupakan dokumen milik Pemprov DKI atau milik publik, yang diduga diubah menjadi foto seperti (tokoh) Joker.

Ade disangkakan melanggar Pasal 32 Ayat 1 Jo Pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sebelumnya, Ade Armando tengah menjadi pergunjingan lantaran unggahan meme Gubernur DKI Baswedan berwajah tokoh fiksi Joker. Gambar itu dibagikan akun Facebook bernama Ade Armando pada Kamis (30/10/2019), hingga viral. (Alf)

tag: #anies-baswedan  #kahmi  #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Berita

23 Lansia Meninggal Setelah Divaksin Buatan Pfizer

Oleh
pada hari Sabtu, 16 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Setidaknya 23 orang Norwegia meninggal setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech. Hal tersebut diungkapkan oleh pihak berwenang pada hari Kamis ...
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Jumlah Nakes Minim, Pemerintah Diminta Beri Perhatian dan Insentif Lebih

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 16 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Tim Covid-19 Fraksi PKS Sukamta menyatakan, prihatin adanya lonjakan tiap hari jumlah pasien positif yang hadirkan rekor baru setiap harinya.  Setelah pada ...
Berita

WHO: Bukti Sudah Divaksin Bukan Syarat untuk Perjalanan Internasional

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Meski orang sudah divaksin, bukan berarti bebas bepergian. WHO bahkan tidak menyarankan bukti vaksinasi COVID-19 atau kekebalan sebagai syarat untuk perjalanan ...