Oleh pamudji pada hari Senin, 04 Nov 2019 - 12:27:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Pemangkasan Eselon Sudah Dilakukan di Kalangan Peneliti

tscom_news_photo_1572845279.jpg
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pemangkasan eselon di institusi pemerintahan sudah mulai dilakukan, diantaranya di kelompok peneliti di bawah naungan Kemenristek.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro menyatakan penyederhanaan eselon mulai dilakukan di kelompok peneliti.

"Kalau untuk kelompok peneliti saya yakin sangat bisa dilakukan, karena peneliti, perekayasa, itu kan jabatan fungsional, itu tidak perlu eselon yang panjang, cukup sampai eselon 2. Habis eselon 2 langsung grup fungsional," kata Bambang kepada wartawan usai di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin (4/11/2019).

Dia mengatakan lembaga pemerintah non kementerian di bawah naungannya sudah mulai melakukan kegiatan itu.

"Kalau lihat BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) sudah, mereka hanya sampai eselon 2 sisanya fungsional. Terpenuhi yang diinginkan," ujarnya.

Sebelumnya, rencana perampingan birokrasi melalui penyederhanan jabatan eselon di kementerian tersebut telah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam suatu pidato usai dirinya dikukuhkan sebagai Presiden periode 2019-2024.

Jokowi menuturkan penyederhanaan birokrasi harus terus dilakukan besar-besaran. Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Prosedur yang panjang harus dipotong. birokrasi yang panjang harus dipangkas.

"Eselonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi. (plt)

tag: #kemenristekdikti  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Usulkan Hapus Hak Tagih ke UMK, Darmadi: Bisa Jadi Bukti Bahwa Negara Jadi Perisai Rakyatnya

Oleh Bachtiar
pada hari Sabtu, 17 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Para pelaku usaha Ultra Mikro Kecil (UMK) kerap kali kesulitan menyelesaikan tunggakan saat melakukan pinjaman ke pihak bank, baik bank swasta maupun pelat merah. Imbasnya, ...
Berita

Tak Sesuai Dengan Beberapa UU, TB Hasanuddin Desak Pemerintah Cabut PP 57/2021 Tentang SNP

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin mengecam terbitnya Pemerintah (PP) No 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dalam PP ini ...