Oleh pamudji pada hari Kamis, 07 Nov 2019 - 11:57:42 WIB
Bagikan Berita ini :

Istana Berkomitmen Tegakkan Keadilan Dalam Kasus Novel

tscom_news_photo_1573102662.jpeg
Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Istana tetap berkomitmen menegakkan apsek hukum dan keadilan dalam kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman memastikan pemerintah tetap akan bersikap tegas dalam pengusutan kasus tersebut. Seluruh tindakan yang melanggar hukum akan mendapat sanksi.

“Kalau komitmen pemerintah kan jelas, tindakan yang melanggar hukum pasti akan mendapat sanksinya. Karena kami tegas, segala yang hukum positif akan kita tegakkan setegak-tegaknya,” ujar Fadjroel di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (17/11/2019).

Sebagai negara hukum, kata dia, pemerintah akan berupaya menegakkan keadilan dalam kasus apapun, tanpa kecuali.

“Ini negara hukum, semua hukum positif harus ditegakkan, dan pemerintah tanpa kecuali harus menegakkannya,” kata dia.

Tentang isu Novel yang justru saat ini mulai bergeser, Fadjroel enggan mengomentarinya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut telah memberikan perpanjangan waktu hingga Desember untuk mengungkap kasus Novel Baswedan yang terjadi pada 2017 lalu.(plt)

tag: #novel-baswedan  #kasus-novel  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Eks Kontributor Playboy Dipilih Jadi Dirut TVRI, HNW: Tak Sesuai Etika Kehidupan Berbangsa

Oleh Bachtiar
pada hari Jumat, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA mengkritik keputusan Dewan Pengawas Televisi Republik Indonesia (Dewas ...
Berita

Mantan Wartawan Majalah Dewasa yang Pimpin TVRI Dinilai Tak Patuhi Etika 

JAKRTA (TEROPONGSENAYAN) -- Siapa yang menyangka bahwa TV nasional seperti TVRI harus dipimpin oleh seorang mantan wartawan majalah dewasa Playboy. TVRI yang memiliki fungsi mencerdaskan bangsa dalam ...