Oleh Fitriani pada hari Sabtu, 09 Nov 2019 - 14:39:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Syaikhu Ungkit Komitmen Prabowo, Gerindra Pertanyakan Lobi PKS soal Wagub

tscom_news_photo_1573285155.jpg
Syarif (tengah) bersama Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik dan mantan Wagub DKI Sandiaga Uno. (Sumber foto : Ist)

Kandidat wagub jagoan PKS Ahmad Syaikhu kembali mengungkitkomitmen Ketum Gerindra Prabowo Subiantosoal jatah kursi wagub DKI Jakarta.

Merespon hak itu, Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif menyindir balik dengan mempertanyakan lambatnya lobi-lobiPKS ke fraksi di DPRD.

"Justru Gerindrabertanya kepada PKS, sudah maksimal kah lobi-lobi ke fraksi lain? Sepanjang saya ikuti justru Gerindra mendorong terus supaya digelar pemilihan. Saya yang terdepan mengupayakan itu," kata Syarif, kepada wartawan, Sabtu (9/11/2019).

Syarif juga heran mengapa komitmen Prabowo disinggung. Sebab menurut dia, komitmen Gerindra-PKS soal Wagub sudah dibuktikan sejak Maret 2019 dengan ditekennya dan dikirim 2 nama calon ke DPRD DKI.

Dia mengatakan, dinamika di DPRD harus segera disikapi. "Komitmen Gerindra jelas mengajukan dan berproses terus sampai kemudian mandek di DPRD. Lalu dilakukan evaluasi kita tawarkan solusi alternatif. Apa mau terus mandek?" ujar anggota DPRD DKI ini.

Sebelumnya, Syaikhu menyebut sudah ada komitmen dengan Gerindra bahwa kursi Wagub DKI Jakarta milik PKS. Dia menilai tidak etis jika komitmen Ketum Gerindra Prabowo Subianto itu tak ditepati.

"Yang saya bilang etika itu kan. Kalau komitmen Prabowo, sejak awal itu kan diserahkan ke PKS. Artinya, kalau memang ditepati komitmen itu, harusnya dilaksanakan. Ketika itu nggak dilaksanakan, kan nggak etis lah," kata Syaikhu, kepada wartawan, Sabtu (9/11/2019).

Dia mengatakan pembicaraan di DPP antara PKS dan Gerindra sudah final. Artinya, sudah ada kesepakatan kursi DKI-2 untuk PKS sebagai partai pengusung.

"Di DPP sih pembicaraan dengan Pak Prabowo sudah close, bahwa itu memang untuk DKI-2 buat PKS, apa lagi yang mau dibicarakan?" jelasnya. (Alf)

tag: #partai-gerindra  #pks  #pemprov-dki  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Lainnya
Berita

Ridwan Tidak Buru-buru Buka Sekolah dan Pesantren, Mungkin Januari 2020

Oleh Rihad
pada hari Selasa, 02 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak buru-buru membuka sekolah dan pesantren di 15 wilayah zona biru. Berdasarkan wacana yang mengemuka, sekolah baru akan dibuka pada ...
Berita

Tak Edarkan Narkoba, Dwi Sasono Minta Rehabilitasi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tidak ada indikasi aktor Dwi Sasono alias DS terlibat dalam jaringan pengedar narkoba. Demikian hasil penyidikan  Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. ...