Larang Anggota FPG DPR Pergi, Airlangga Dinilai Ketakutan

Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 14 Nov 2019 - 09:39:49 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1573699189.jpg

Muslim Arbi (Sumber foto : istimewa)

SURABAYA (TEROPONGSENAYAN)--Langkah Airlangga Hartarto yang melarang anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI ke luar Jakarta dikecam Muslim Arbi, aktivis dan pengamat politik. Muslim menilai Airlangga ketakutan dalam persaingan menuju Munas Golkar pada Desember 2019. 

"Ketakutan seperti itu tidak perlu terjadi. Karena dalam iklim demokrasi, termasuk dalam pemilihan Ketum baru Golkar, adalah hak setiap Anggota untuk menentukan pilihan sesuai mekanisme Munas," ujar Muslim Arbi melalui keterangan tertulis, Kamis (14/11/2019) di Surabaya. 

Menurut Muslim Arbi, manuver Airlangga yang kini merupakan Ketua Umum Golkar dapat dibaca sebagai bentuk kekangan kepada Anggota FPG untuk tidak memilih atau mengkonsolidit diri dengan penantangnya atau Calon Ketum lainnya dalam Munas nanti. Sebab, instruksi seperti itu tidak lazim dan tidak ada alasan rasional. 

"Justru instruksi seperti itu dianggap membelenggu Anggota FPG untuk menjalankan tugas konstitusional di daerah. Saya mendengar larangan iti telah meresahkan para anggota FPG, " ujar Muslim Arbi. 

Seperti diketahui, DPP Partai Golkar yang kini dipimpin Airlangga Hartarto melarang anggota FPG DPR RI pergi keluar Jakarta hingga selesainya Munas Golkar Desember 2019. Instruksi ini disampaikan dalam surat Ketua FPG DPR RI Kahar Muzakkir, tertanggal 11 Nopember 2019 nomor INT.00.210/FPG/DPRRI/2019. 

Airlangga kini menghadapi sejumlah penantang dalam Munas Golkar pada Desember 2019 nanti. Selain Bambang Soesatyo juga mulai muncul nama-nama lain yang akan maju dalam perebutan Ketua Umum Golkar yaitu Ridwan Hisyam, Indra Bambang Utoyo dan Nurdin Halid.(ris) 

tag: #  

Bagikan Berita ini :