Oleh Syamsul Bachtiyar pada hari Minggu, 17 Nov 2019 - 18:02:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Wakil Ketua Komisi VI : Bos BUMN Bukan Pekerjaan Politik

tscom_news_photo_1573988528.jpg
M Hekal, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ini peringatan Wakil Ketua Komisi VI M Hekal kepada pihak pengelola BUMN. Hekal tegas minta agar jabatan dilingkungan BUMN tidak dijadikan panggung politik. Sebab, pekerjaan di BUMN adalah tuntutannya profesional.

"Jadi bos BUMN itu pekerjaan profesional bukan politik, sehingga harus sesuai kompetensinya," ujar M Hekal, kepada TeropongSenayan, Minggu (17/11/2019).

M Hekal yang juga politisi Partai Gerindra ini mengatakan hal itu saat diminati pandangannya ihwal rencana Menteri BUMN Erick Thohir yang akan menjadikan Ahok sebagai pimpinan salah satu BUMN. Hekal memilih enggan menilai tentang sesuai atau tidak rencana Menteri BUMN tersebut.

"Bukan gitu. Ya dia (Ahok-red) kan sudah pernah jadi eksekutif di pemerintah. Jadi mungkin juga cocok. Kan (di Kemeneg BUMN-red) akan ada assesment juga untuk menilai kenampuan dll. Yang saya maksud jangan jabatan bos BUMN dijadikan panggung politik," jawab M Hekal, Wakil Ketua Komisi yang membidangi BUMN tersebut.

Langkah Menteri BUMN Erick Thohir tersebut memang mengundang beragam tanggapan. Ada yang mendukung, namun ada pula yang tidak setuju. Hanya saja Presiden Jokowi memberikan lampu hijau. Menurut Jokowi masyarakat telah mengetahui Ahok memiliki kinerja yang baik.(ris)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...