Oleh pamudji pada hari Jumat, 06 Des 2019 - 13:34:07 WIB
Bagikan Berita ini :

Skandal Harley Selundupan, Garuda Kena Denda

tscom_news_photo_1575614047.jpeg
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Maskapai Garuda Indonesia tak henti dirundung masalah pascaskandal penyelundupan Harley Davidson. Setelah Dirutnya dicopot, kini maskapai plat merah itu terkena sanksi denda.

"Hari ini kami layangkan satu surat yang mendenda Garuda karena membawa barang tanpa memasukkan dalam daftar," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
di Westin Hotel, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Sanksi denda merujuk kepada aturan flight approval, yang mengharuskan perusahaan maskapai untuk mendata setiap barang-barang muatan pesawat. Budi menyatakan, barang yang diselundupkan tersebut melanggar aturan kewajiban pencatatan barang yang dibawa oleh pesawat.

"Karena ini ada yang spesial dan melenceng dari satu kelaziman, bahwa dalam flight approval itu, barang-barang itu (Harley selundupan) tidak tercatat," ujar Budi.

Pencatatan dalam aturan flight approval biasanya akan mendata jumlah penumpang dan jumlah serta jenis kargo yang di bawa.

Budi menambahkan rincian jumlah denda akan diungkapkan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti dalam waktu dekat.

"Nanti Bu Dirjen yang akan menjelaskan," ujar dia. (plt)

tag: #garuda-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...