Oleh Ahmad Syaikh pada hari Minggu, 29 Des 2019 - 14:04:06 WIB
Bagikan Berita ini :
Sidak ke Bekasi

Ombudsman Minta RSUD Chasbullah Abdulmadjid Tambah Dokter

tscom_news_photo_1577603046.jpg
RSUD Chasbullah Abdulmadjid (Sumber foto : Istimewa)

BEKASI (TEROPONGSENAYAN) -- Anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi menambah jumlah dokter.

Hal itu diutarakan Ninik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bekasi, menurutnya jumlah dokter yang ada kurang representatif untuk menangani banyaknya pasien.

"Di RSUD Bekasi ini ada 6 blok, satu blok ada 255 pasien namun hanya punya lima dokter umum dan tiga dokter jaga di IGD," kata dia Bekasi, Jawa Barat, Minggu.

Dengan jumlah tersebut, artinya kata Ninik, satu dokter menangani sekitar 50 pasien sehingga perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah untuk menambah tenaga medis.

Selain itu, menurut dia, dokter spesialis tidak ada ketika hari libur namun tetap bisa dihubungi ketika ada kebutuhan yang mendadak misalnya terkait dengan bedah akan tetap hadir bahkan sampai malam hari.

"Komitmen ini baik kecuali soal kuantitas atau jumlah dokternya mungkin perlu ditambah karena kalau satu dokter melayani 50 orang itu pasti kewalahan untuk memantau secara efektif," ujarnya.

Ninik juga menemukan dalam sidak akan kurangnya standar operasional prosedur di RSUD, misalnya masih menemukan pasien menggunakan pakaian dan selimut dari rumah.

Pasalnya, seharusnya pakaian dan selimut pasien disediakan rumah sakit karena menyangkut higienitas.

"Ini harus jadi perhatian dari pihak rumah sakit dan pemerintah daerah untuk dianggarkan karena bagaimanapun higienitas pakaian juga ikut mempengaruhi kesehatan pasien," katanya.

Ninik juga menjelaskan temuan lainnya di RSUD Kota Bekasi adalah pengaduan masyarakat terkait kamar rawat inap.

“Masyarakat mengeluh karena menunggu lama untuk mendapatkan kamar namun tidak mendapatkannya tetapi untuk keluarga pegawai RSUD, kamar langsung tersedia, ini perlu transparansi,” tandasnya. (ahm)

tag: #ombudsman  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Kejagung: Sidang Perdana Kasus Jiwasraya Dijadwalkan 3 Juni 2020

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Sidang perdana kasus korupsi Jiwasraya direncanakan akan digelar pada 3 Juni mendatang di pengadilan Tipikor, Jakarta. Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum ...
Berita

Ini Fakta Penularan Virus Corona di Jatim yang Bikin Jokowi Prihatin

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Penularan Covid 19 di Jawa Timur memprihatinkan. Presiden Joko Widodo memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk meningkatkan penanganan wabah COVID-19 di Jawa ...