Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Selasa, 14 Jan 2020 - 19:35:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Usut Skandal Dugaan Korupsi Asabri, KPK Siap Kerjasama dengan BPK

tscom_news_photo_1579005341.jpeg
(Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dengan dugaan kasus korupsi di perusahaan BUMN asuransi Asabri.

"Terkait dengan temuan ataupun informasi terkait dengan Asabri kami harus bekerjasama dengan BPK," ujar Firli di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (14/1/2020).

"Kita harus dengarkan dulu bagaimana temuan dari BPK," sambungnya.

KPK, ditegaskannya, tidak bisa melakukan penyelidikan apabila tidak ada konfirmasi yang jelas terkait dugaan korupsi tersebut.

"Penyidikan apabila tidak ada konfirmasi yang jelas dan tentu ini akan kita bahas dengan BPK. Saya sudah berhubungan dengan BPK untuk tindaklanjut daripada Asabri itu," ungkapnya.

Seperti diketahui, publik kembali dihebohkan dengan adanya dugaan korupsi di Asabri. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melalui Laporan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2016 telah mengendus persoalan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Dalam temuannya, BPK menilai pengelolaan investasi Asabri kurang efisien dengan angka capaian kinerja 59,61 persen. Selain itu, pada tahun yang sama terindikasi keterlambatan pembayaran atau setoran pensiun penuh sebesar Rp2,31 miliar oleh mitra bayar sesuai perjanjian kerja sama (PKS) dengan Asabri. Hal ini mengakibatkan potensi kerugian sebesar Rp2,31 miliar pada Asabri. (Bng)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Lainnya
Berita

Minyak Kelapa Murni Bisa Rusak Sel Virus Corona? Ini Penjelasan Pakar dari Untan

Oleh Rihad
pada hari Saturday, 06 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Virgin coconut oil (VCO) atau minyak kelapa murni memiliki kandungan lipid yang dapat berinteraksi dengan lipid membran sel virus corona. "Sel bisa dirusak dengan ...
Berita

ABK Disiksa di Kapal China, Nekad Melompat dan Terapung 7 Jam

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anak buah kapal (ABK) asal Indonesia mengaku loncat ke laut karena tak tahan kerja penuh tekanan dan siksaan. Mereka nekad meloncat dari kapal tangkap ikan Lu Qing Yuan Yu ...