Oleh Dheti pada hari Jumat, 14 Feb 2020 - 09:13:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Denny Siregar: Seharusnya Polri Sudah Bergerak Untuk Menangani Kasus Anies

tscom_news_photo_1581646399.jpg
Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Pengamat media sosial, Denny Siregar menyinggung pemberitaan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengenai dugaan Manipulasi Rekomendasi TACB.

Menurutnya kalau benar begitu, seharusnya pihak kepolisian sudah mulai bergerak menangani kasus ini, karena sudah masuk kedalam kategori penipuan.

“Kalau benar @aniesbaswedan memanipulasi rekomendasi supaya dapat ijin dari @KemensetnegRI untuk penyelenggaraan Formula E di Monas, seharusnya @DivHumas_Polri sudah mulai bergerak karena itu sudah masuk penipuan,” tulis Denny dalam akun twitter pribadinya @Dennysiregar7, Kamis (13/2/2020) malam.

Selain itu, Denny juga menuliskan sindirian yang tajam untuk mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

“Mau jadi Gubernur nipu rakyat..Sudah jadi Gubernur, masih aja nipu rakyat..,” tulis Denny.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyatakan tidak benar bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mendapatkan rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI Jakarta untuk menggelar formula E 2020 di kawasan Monas.

"Kami sebagai ketua dewan, dari fraksi kami, melihat ada manipulasi lagi, bahwa seakan-akan kepala cagar budaya ini mengiyakan, padahal belum dikonfirmasinya," kata Prasetyo di Kantor Sekretariat Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Sebelumnya, Anies mengaku telah mendapat rekomendasi TACB dalam surat nomor 61/-1.857.23 yang dia kirimkan kepada Menteri Sekretaris Negara yang juga Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka Pratikno, Selasa (11/2/2020). (Al)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...