Oleh Bachtiar pada hari Selasa, 18 Feb 2020 - 20:23:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Zulhas Kemungkinan Tak Akomodir Kubu Lawan Dikepengurusannya

tscom_news_photo_1582032238.jpg
Logo PAN (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Yandri Susanto mengungkapkan, komposisi kepengurusan DPP PAN dibawah kepemimpinan Zulkifli Hasan pasca Kongres akan disesuaikan dengan kondisi yang ada.

"Yang jelas tidak semuanya kita akomodir karena slotnya terbatas," tandas Politikus PAN itu dalam konferensi pers yang digelar di resto Pulau Dua Senayan Jakarta, Selasa (18/02/2020).

Dikatakannya, struktur kepengurusan DPP PAN nantinya akan mengacu kepada AD/ART yang baru.

"Menyusun kepengurusan sesuai AD/ART. Kita tidak mungkin memasukan semuanya," ungkapnya lagi.

Yandri berharap pasca kongres ini semua kader PAN solid dan bersama-sama membangun partai.

Untuk diketahui, dalam Kongres PAN ke V di Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu Zulkifli Hasan berhasil menyingkirkan lawan-lawannya seperti Mulfachri Harahap, Asman Abnur dalam memperebutkan kursi ketua umum PAN periode 2020-2025.

Dalam Kongres PAN ke V itu juga sempat diwarnai kericuhan antar pendukung Caketum PAN waktu itu dimana pendukung kedua kubu (kubu Zulhas yang diantaranya didukung Yandri Susanto dan Mulfachri Harahap salahsatunya didukung Hanafi Rais) saling lempar kursi.

Aksi lempar kursi menjadi tradisi baru yang dicontohkan partai yang lahir dari rahim reformasi (PAN) sekaligus preseden buruk dalam iklim demokrasi saat ini.

Demokrasi sejatinya tidak menghendaki perbedaan pendapat diselesaikan dengan jalan kekerasan seperti lempar kursi

"Kita guyub kembali. Di PAN semuanya solid. Gak ada kubu-kubuan," pungkasnya. (Bng)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Berita

Tolak RUU HIP, Hari Ini Massa Gerak Jabar Gelar Unjuk Rasa Di Gedung Sate

Oleh Givary Apriman
pada hari Jumat, 10 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ribuan massa ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Komunis (Gerak) Jawa Barat (Jabar) akan melakukan unjuk rasa untuk menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila ...
Berita

Pernyataan Jokowi dan Mensesneg Berbeda Soal Reshufle, ProDEM Sebut Pemerintah Suka Bikin Prank

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Presiden Joko Widodo kembali mengeluhkan kinerja para menteri di Kabinet Indonesia Maju dan hal tersebut kembali dipublikasi Istana.  Semprotan Presiden Jokowi ...