Oleh Bachtiar pada hari Kamis, 12 Mar 2020 - 14:58:29 WIB
Bagikan Berita ini :

MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, PKS: Kabar Baik Buat Rakyat

tscom_news_photo_1583999909.jpg
Ecky Awal Muharam Politikus PKS (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Mahkamah Agung (MA) mengabulkan judicial review Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan, yang membatalkan kenaikan iuran BPJS per 1 Januari 2020.

Keputusan tersebut setidaknya mengurangi tekanan yang dihadapi rakyat.

Dengan demikian, iuran BPJS menggunakan tarif lama yaitu: kelas 1 sebesar Rp80 ribu; kelas 2 sebesar Rp51 ribu; dan kelas 2 sebesar Rp25.500.

Anggota Fraksi PKS DPR RI Ecky Awal Mucharam menyambut baik keputusan MA tersebut, karena sejak awal Ecky tidak setuju kenaikan BPJS disaat ekonomi masih melambat.

"Ekonomi stagnan di angka 5 persen. Tetapi kenaikan barang, baik yang diatur pemerintah maupun melalui mekanisme pasar cukup tinggi," ungkap Anggota Komisi XI itu dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis (12/03/2020).

Awal tahun ini, Ecky menambahkan, beberapa harga barang yang merangkak naik adalah cukai rokok, parkir, harga plastik, dan tarif ojek online.

"Kesemua itu menyebabkan daya beli menurun. Kehidupan rakyat semakin terjepit. Kami apresiasi keputusan MA," kata Politikus PKS itu.

Dampak kenaikan iuran BPJS terekam jelas pada perkembangan inflasi. Tahun 2019, inflasi kesehatan mencapai 3,46 persen; sedangkan pada Januari dan Februari meningkat menjadi 3,87 persen dan 3,99 persen.

"Batalnya kenaikan tarif BPJS sedikit banyak membantu keuangan rumah tangga masyarakat dan perusahaan," kata dia.

Terkait pembatalan, menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

"Pertama, perlu memastikan bagaimana mekanisme pengembalian kelebihan pembayaran selama Januari-Februari," tuturnya.

Kedua, lanjut Ecky, langkah-langkah pemerintah menambal defisit BPJS ke depan.

"Dan Ketiga, bagaimana agar program tersebut tetap berjalan," pungkasnya. (Bng)

tag: #bpjs-kesehatan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement