Oleh Aries Kelana pada hari Sabtu, 21 Mar 2020 - 20:47:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Kartu Prakerja Diluncurkan. Silahkan Daftar Awal April Nanti

tscom_news_photo_1584798424.jpg
Warga mengikuti pelatihan di BLK (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Meski Indonesia terkena wabah COVID-19, Presiden joko Widodo tetap merealisasikan program pada saat kampanye tahun lalu. Salah satu program yang diluncurkan adalah Kartu Prakerja.

Sebagai tahap awal pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang dapat diakses di seluruh Indonesia. Kartu Prakerja diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalui berbagai jenis pelatihan secara daring (online) yang dapat dipilih sesuai minat mereka masing-masing.

Kartu Prakerja diluncurkan dengan melibatkan sekitar 13 mitra kerja. Yaitu antara lain okopedia, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Ruangguru, Haruka EDU, Sekolah.mu, Sisnaker, Telkom Indonesia, Link Aja, OVO, dan Bank Negara Indonesia.

“Kartu Prakerja menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 untuk mendapatkan skill baru (skilling), meningkatkan keterampilan di bidang yang telah ditekuni (upskilling), atau di bidang yang baru (reskilling),” ujar Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto pada saat peluncuran di Jakarta, dalam keterangan persnya (21/3/2020).

Menurut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kartu Prakerja diprioritaskan untuk pencari kerja muda. “Kartu Prakerja menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 untuk mendapatkan skill baru, meningkatkan keterampilan di bidang yang telah ditekuni, atau di bidang yang baru,” katanya.

Kartu Prakerja akan dimulai awal April nanti. Bagi yang ingin mendapatkan kartu ini diminta mendaftar terlebih dahulu secara daring. Fasilitas pemerintah ini hanya diperuntukkan buat mereka yang telah berumur di atas 18 tahun.

Setelah terdaftar dan masuk seleksi mereka bisa meangkases pelatihan yang diminta. “Kami menggandeng berbagai platform digital di Indonesia sebagai mitra resmi agar dapat menjangkau lebih banyak lagi pencari kerja,” tutur Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari.

Terdapat dua jenis pelatihan yang diberikan. Yaitu daring maupun tatap muka. Juga ada pilihan program pelatihan 3-in-1 (three in one), adalah pelatihan, sertifikasi, dan penempatan yang tepat untuk pencari kerja.

Untuk setiap jenis program, Pemerintah bersama platform digital menyeleksi lembaga pelatihan yang berkualitas baik dan sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja. Para penyedia pelatihan dalam program Kartu Prakerja termasuk lembaga pelatihan swasta, lembaga pelatihan pemerintah, training center industri, universitas dan institusi pendidikan vokasi.

Melalui Kartu Prakerja, Pemerintah memberikan bantuan biaya pelatihan hingga Rp7 juta per peserta sekali seumur hidup. Pemerintah akan membayarkan biaya pelatihan itu langsung kepada lembaga pelatihan melalui platform digital.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Lainnya
Bisnis

Jumlah Penumpang Turun, Garuda Keluhkan Mahalnya Biaya Tes PCR

Oleh Rihad
pada hari Tuesday, 02 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Surat keterangan bebas COVID-19 yang dibuktikan tes PCR kini merupakan syarat wajib bagi calon penumpang untuk bisa melakukan penerbangan. Masalah buat penumpang adalah ...
Bisnis

Rendah, Inflasi Mei Hanya 0,07%

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi  bulan Mei 2020 sebesar 0,07%. Angka ini lebih rendah dari inflasi bulan April 2020 yang sebesar ...