Oleh Sahlan_ake pada hari Rabu, 25 Mar 2020 - 22:06:30 WIB
Bagikan Berita ini :

Dorong Daya Beli, Komisi V Minta Program Padat Karya Dipercepat

tscom_news_photo_1585148790.jpg
Irwan saat bertemu masyarakat Kalimantan Timur (Sumber foto : Dokumen)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ditengah ancaman ekonomi dan pandemi, pemerintah didorong untuk segera mengeksekusi Program yang pengelolaannya swakelola oleh masyarakat atau Program Padat Karya Tunai (cash for work) tahun 2020. Demikian disampaikan anggota Komisi V DPR RI Irwan, Rabu (25/3/2020).

Menurut legislator asal Kalimantan Timur itu, percepatan program padat karya adalah untuk mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi akibat Pandemi COVID-19 atau virus corona yang terjadi sekarang.

“Karena itu perlu percepatan oleh kementerian. Guna mengurangi dampak ekonomi akibat CoVID-19,” jelas Irwan.

Irwan mencontohkan, Kementerian PUPR di tahun 2020 telah menganggarkan sebesar Rp 8,64 triliun untuk program padat karya ini.

Anggaran tersebut, sambung Irwan digunakan untuk tujuh program, yakni Pembangunan Jembatan Gantung, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), penataan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

“Kalau itu disegerakan, daya beli akan terpelihara bagi masyakarat kecil khususnya,” sergah politisi akrab disapa Irwan Fecho ini.

Irwan melanjuntkan, program infrastruktur kerakyatan atau padat karya tunai sangat penting bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Sebab pembangunan infrastruktur padat karya, selain untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, juga bertujuan mengurangi ketimpangan dan kesenjangan pembangunan antar wilayah serta ketimpangan taraf hidup masyarakat dari segi penghasilan apalagi dalam kondisi ekonomi bangsa di tengah wabah corona seperti ini,” tutup Irwan

tag: #corona  #jokowi  #pertumbuhan-ekonomi-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Lainnya
Berita

Politisi PAN Minta Aplikasi Injil Berbahasa Minang Diusut Tuntas

Oleh Givary Apriman
pada hari Wednesday, 03 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Politisi PAN asal Sumbar, Guspardi Gaus merasa tersentak dan menyampaikan rasa prihatin serta kekecewaannya dengan adanya aplikasi injil menggunakan bahasa ...
Berita

Cina Peringatkan Inggris Jangan Ikut Campur Urusan Hong Kong

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan pada hari Selasa bahwa Cina menghancurkan "permata" Hong Kong dengan tindakan kerasnya. Dia meminta Cina ...