Berita
Oleh Rihad pada hari Tuesday, 07 Apr 2020 - 06:30:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Jauh dari Jakarta, Rumah Sakit Pulau Galang untuk Siapa?

tscom_news_photo_1586186213.jpeg
Rumah Sakit Pulau galang (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kementerian PUPR telah merampungkan pembangunan fasilitas khusus observasi, penampungan dan isolasi di Pulau Galang Kepulauan Riau. Bangunan yang memanfaatkan eks camp pengungsi Vietnam itu dinyatakan telah siap beroperasi, khususnya untuk penanganan virus corona, Senin (6/4). Mungkin ada yang bertanya, mengapa letak rumah sakit begitu jauh dari Jakarta yang merupakan episentrum virus Corona?

Kalau menyimak pernyataan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, rumah sakit di Pulau Galang ini nantinya akan digunakan bagi WNI yang pulang dari Malaysia. "Untuk di Pulau Galang, karena kita ingin menyikapi yang akan datang. Pendatang-pendatang terutama dari Malaysia ini kan diperkirakan sampai setengah juta orang," kata Menkes Terawan Agus Putranto saat rapat kerja dengan melalui teleconference, Kamis (2/4).

Terawan mengatakan, rumah sakit di Pulau Galang ini nantinya diperuntukan bagi WNI yang benar-benar sakit sehabis pulang dari Malaysia. "Tapi kalau ada yang gak sehat, dari pintu di Batam atau di apa itu namanya, di pelabuhan yang sudah ditetapkan, tinggal digeser ke Pulau Galang, untuk yang sakit setelah dilakukan screening kesehatan pada yang datang," jelasnya.

Pembangunannya telah dimulai oleh Kementerian PUPR sejak 8 Maret 2020. Renovasi fasilitas tersebut memakan waktu 28 hari, sedikit lebih lama daripada rencana semula yang hanya 20 hari lantaran pengiriman material terkendala cuaca. Kepala Biro Komunikasi Publik PUPR, Endra S. Atmawidjaja mengatakan pengelolaan rumah sakit khusus di Pulau Galang itu telah diserahkan kepada TNI, Senin (6/4).

"Pembukaan rumah sakit dilakukan oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya TNI Yudo Margono. Rencana kapasitas tampung fasilitas tersebut sebanyak 1.000 tempat tidur, di mana pada Tahap I telah dibangun fasilitas dengan daya tampung 360 tempat tidur," ujar Endra dalam keterangan resmi, Senin (6/4).

Adapun bangunannya terdiri dari tiga Zonasi, yakni Zona A meliputi gedung penunjang seperti mess petugas, dokter dan perawat, gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang dan power house. Sementara Zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung seperti ruang isolasi, ruang observasi, Laboratorium, ruang sterilisasi, Central Gas Medik, instalasi jenazah, landasan helikopter (helipad), dan zona utilitas.

Saat ini terdapat 2 gedung bertingkat dua berada di Zona B yang terdiri dari fasilitas observasi, penampungan serta karantina untuk Intensive Care Unit (ICU) dan untuk Non ICU. Total kapasitas Zona B mencapai 360 tempat tidur yang terdiri dari ruang observasi sebanyak 340 tempat tidur dan ruang isolasi sebanyak 20 tempat tidur ICU.

Selain itu, di sekitar fasilitas utama juga dilengkapi ruang tindakan, ruang penyimpanan mobile rontgen, ruang laboratorium, dapur, renovasi bangunan eksisting untuk bangunan penunjang, fasilitas air bersih, air limbah, drainase, sampah, dan utilitas lainnya, serta ruang alat kesehatan ruang isolasi dan observasi.

Terakhir, Zona C disediakan sebagai lahan cadangan yang pengerjaannya dilakukan bertahap sesuai kebutuhan. "Saat ini personel yang siap bertugas adalah 247 orang yang terdiri dari dokter, tenaga medis, paramedis dan non medis yang merupakan gabungan dari TNI, Polri, Pemprov Kepulauan Riau dan sukarelawan," jelasnya.

Kelengkapan layanan pendukung yang tersedia saat ini, yakni 20 unit ambulans dari TNI, Polda Kepri, Pemko Batam dan Pemprov Kepri. Selain itu juga telah disiapkan truk sebanyak 4 unit, minibus 4 unit, APD sebanyak 2.000 unit dan 5.000 masker dari Dinkes Kepri.

tag: #corona  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

340 Ribu Pasukan Dikerahkan di 4 Provinsi dan 25 Kabupaten Kota, Inilah Rinciannya

Oleh Rihad
pada hari Tuesday, 26 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Dalam era new normal, pemerintah akan  mengerahkan anggota TNI dan Polri ke 1.800 titik di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota untuk mendisiplinkan masyarakat dalam ...
Berita

Warga Jateng Diminta Tidak Mudik, Ganjar: Jangan Dekati Daerah Wabah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta masyarakat yang sudah terlanjur mudik tidak usah balik ke Jakarta. Kecuali, mereka yang telah memiliki izin dari tempat ...