Berita
Oleh Rihad pada hari Tuesday, 07 Apr 2020 - 20:59:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Setelah Heboh Lockdown Lokal, Walikota Tegal Adakan Rapat Sambil Berjemur di Terik Mentari

tscom_news_photo_1586265548.jpg
Rapat Walikota Tegal (Sumber foto : Radar Tegal)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono yang namanya mendadak tenar karena sempat melaksanakan Lockdown lokal, kini punya gebrakan baru. Ia mengadakan rapat di bawah matahari yang terkenal panas di Tegal, sambil mengadakan rapat pengawasan penudik, Selasa (7/4/2020)

Rapat berlangsung di halaman Pendapa Ki Gede Sebayu dengan penataan kursi renggang agar peserta rapat tidak bersentuhan. Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan Pemkot Tegal menyatakan pemudik khususnya dari Jakarta akan menjadi pembawa virus.“Karenanya, saya merasa pengawasan ini tidak akan cukup. Untuk itu, saya berharap gugus tugas bertanggung jawab dan masyarakat juga menyadari bagaimana berbahayanya covid-19,” tandasnya.

Ia menginstruksikan lurah, RT, dan RW meminta pemudik yang baru datang di Kota Tegal mengisolasi mandiri selama 14 hari. Tujuannya agar mereka tidak keluar dulu dari rumahnya masing-masing.

Dedy mengatakan Kota Tegal menjadi pusat bagi daerah sekitar seperti Kabupaten Tegal, Brebes, dan Pemalang. Kondisi ini akan menjadi berbahaya, karena orang yang tadinya merantau di Jakarta, akan menyerbu Kota Tegal.

“Mereka yang sudah pulang misalnya berbelanja di Kota Tegal, kalau sehat tidak masalah. Kalau terinfeksi virus korona? Ini jangan diremehkan,” kata Dedy Yon.

Sementara itu, Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah menyampaikan sejak Pemkot Tegal menerapkan kebijakan pintu masuk ke Kota Tegal, semakin hari masyarakat kurang peduli apa yang dilakukannya. Karenanya, kata Kapolres, kelurahan hingga RT/RW untuk mensosialisasikan dan mengedukasi pentingnya social dan physical distancing dan pola hidup bersih dan sehat.

“Harus kompak menyampaikan pesan ini, jangan anggap remeh,” kata Kapolres.

Disisi lain, Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro mengungkapkan saat ini dibutuhkan alokasi anggaran Rp 27,5 miliar. Dia meminta supaya jumlahnya ditingkatkan dengan merealokasi anggaran di semua OPD sampai Mei untuk penanganan corona.


tag: #corona  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

340 Ribu Pasukan Dikerahkan di 4 Provinsi dan 25 Kabupaten Kota, Inilah Rinciannya

Oleh Rihad
pada hari Tuesday, 26 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Dalam era new normal, pemerintah akan  mengerahkan anggota TNI dan Polri ke 1.800 titik di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota untuk mendisiplinkan masyarakat dalam ...
Berita

Warga Jateng Diminta Tidak Mudik, Ganjar: Jangan Dekati Daerah Wabah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta masyarakat yang sudah terlanjur mudik tidak usah balik ke Jakarta. Kecuali, mereka yang telah memiliki izin dari tempat ...