Bisnis
Oleh Rihad pada hari Sunday, 24 Mei 2020 - 16:30:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Harga Daging Tetap Melonjak, Padahal Permintaan Turun

tscom_news_photo_1590311177.jpg
Ilustrasi pasar (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Harga daging sapi di Pasar Kabupaten Arjawinangun Cirebon, Jawa Barat, naik hingga Rp 140.000 per kilogram (kg). Harga naik bertahap sejak H-7 lebaran. Saat itu daging masih Rp 110.000 per kg, kemudian melejit hingga Rp 140.000 pada saat hari Lebaran. "Jumlah pembeli memang turun sih. Tapi bersyukurlah masih bisa laku jualannya," kata salah seorang pedagang.

Harga daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Indramayu, Jawa Barat juga naik dari normal Rp 120 ribu menjadi Rp 160 ribu per kilogram sehari menjelang Idul Fitri 1441 Hijriah .

"Saat ini harga daging sapi per kilogram kita jual Rp 160 ribu," kata pedagang daging sapi di Pasar Baru Kabupaten Indramayu Ahmad Sutrisno, Sabtu.

Kenaikan harga daging sapi biasanya atau normalnya yaitu Rp 120 ribu per kilogram, namun sejak beberapa hari, terutama menjelang Idul Fitri 1441 H, harga terus merangkak naik.

Menurut Sutrisno, kenaikan tidak sekaligus namun lima hari menjelang Lebaran itu per hari naik Rp 10 ribu dan sampai puncaknya pada sehari menjelang Idul Fitri yang tembus Rp 160 ribu per kilogram. "Kenaikannya hampir setiap hari menjelang Lebaran dari Rp 10 ribu sampai Rp 40 ribu," tuturnya.

Kenaikan harga terjadi juga di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Namun demikian, para pedagang di Pasar Kliwon Rejo Amertani mengeluhkan pembelian tidak seramai jelang lebaran tahun 2019 lalu.

Harga daging sapi dari melonjak dari semula Rp 115.000 per kilogram kini tembus Rp 125.000 per kilogram. Daging ayam yang sebelumnya Rp 33.000 per kilogram naik menjadi Rp 35.000 per kilogram.

"Selama pandemi corona ini permintaan daging ayam sepi, namun menjelang Lebaran ini, khususnya dalam tiga hari terakhir permintaan cenderung meningkat, tapi tidak banyak pas sepi paling laku 20 kilogram per hari itu pun banyak yang beli pelanggan para pedagang bakso atau mie ayam. Kalau pas normal bisa menghabiskan 50-70 kilogram per hari,"katanya.

Ratna seorang pedagang daging sapi menuturkan harga daging sapi naik sejak dua hari lalu karena permintaan meningkat. Akan tetapi meski ada permintaan peningkatan tapi tidak signifikan seperti jelang Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya. Dia berharap pandemi COVID-19 segera berlalu agar kehidupan bisa kembali normal.

tag: #daging  #harga-pangan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Perumda Sarana Jaya Gandeng BTN untuk Penuhi Kebutuhan Hunian di Jakarta

Oleh windarto
pada hari Minggu, 05 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sarana Jaya menggandeng PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) yang dituangkan dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MOU) untuk ...
Bisnis

Diaspora Hong Kong Tertarik dengan Diaspora Bond

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Bertempat di Gallery BNI Hong Kong Admiralty, puluhan WNI dan Diaspora Indonesia di Hong Kong menghadiri Sosialisasi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN) dan ...